Polisi Tangkap Pengedar Heroin dan Sabu

ilustrasi

batampos.co.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Karimun berhasil melakukan penangkapan terhadap tiga orang tersangka pengedar narkotika jenis heroin dan sabu. Penangkapan ini dilakukan dalam waktu dan lokasi yang berbeda.

”Untuk kasus pengedar heroin kita lakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial RH pada Jumat (8/9) di Jalan Sidomulyo, RT 002/ RW 002 Kecamatan Karimun. Penangkapan terhadap RH dilakukan di rumahnya dan tidak ada perlawanan. Dari penangkapan tersbeut, kita menyita delapan paket heroin siap edar dengan berat 4,92 gram. Selain itu, kita juga menyita timbangan, sendok yang digunakan untuk memasukkan heroin ke dalam kantong plastik,” ujar Kasat Res Narkoba, AKP Nendra Madyatias kepada Batam Pos, Sabtu (9/9).

Hasil pemeriksaan terhadap RH, kata Nendra, bahwa heroin tersebut didapat dari abang kandungnya berinisial IJ. Setelah diberitahu, maka pihaknya mencoba untuk melakukan penyelidikan ke tempat-tempat yang disebutkan RH. Ternyata, IJ sudah tidak ada lagi di tempat tinggalnya dan juga ditempat yang biasa dikunjungi. Untuk itu, saat ini IJ ditetapkan sebagai DPO.

”Untuk kasus peredaran sabu, kita menangkap dua orang pelaku pengedar sabu pada Rabu (6/9) di tempat yang berrbeda. Yang pertama kita tangkap adalah Mg ketika yang bersangkutan sedang berada di tempat parkir sepeda motor disalah satu tempat hiburan malam. Dari tangan tersangka Mg ditemukan satu paket sabu. Kemudian, ketika kita tanya dari siapa barang tersebut, Mg akhirnya memberikan keterangan yang jelas dan lengkap dengan alamat tempat tinggal,” paparnya.

Dilanjutkan Nendra, pria yang disebutkan itu berinisial An yang tinggal di Belakang Kantor Orari, Kel;urahan Sei Lakam Timur. PAda saat polisi datang ke rumahnya, tersangka An sedang ti8duran di ruang tengah dan terkejut ketika polisi datang. Hanya saja, tersangka tuidak memberikan perlawanan. Pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan tiga paket sabu, timbangan, plastik putih bening untuk pembungkus.

”Dari pengakuan tersangka An, sabu tersebut dibeli dari pria berinisial Yy. Setelah dijelaskan siapa Yy dan dimana tempat tinggalnya, penyidik kita juga melakukan pengembangan. Namun, setelah ke tempat tinggal Yy, orang yang dicari sudah tidak ada,” ungkapnya. (san)

Respon Anda?

komentar