Karyawati Bank Tabungan Negara Cabang Batam Alendri memberikan penjelasan kepada nasabah seputar informasi perumahan di www.BTN Properti.co.id, Jumat (3/3). PT Bank Tabungan Negara (Persero) memprioritaskan tranformasi bisnis perseroan berbasis digital banking dalam mendukung pemenuhan program sejuta rumah, dan meningkatan pelayanan kepada masyarakat lebih baik dan cepat. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri mencanangkan Kota Batam sebagai pilot project penerapan sistem pelayanan berbasis digital di Provinsi Kepri.

Atas dasar itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meminta camat dan lurah di Batam untuk bekerja secara profesional dengan mematuhi peraturan yang ada.

“Teknologi adalah tuntutan zaman yang harus kita ikuti. Karena apabila kita tidak mengikuti perkembangan teknologi, maka kita akan tertinggal jauh,” ujar Gubernur Kepri, pada sela-sela membuka kegiatan pembinaan penyelenggaraan pemerintahan kecamatan dan penyelenggaraan pembinaan kelurahan di Hotel Aston, Tanjungpinang, Senin (11/9).

Menurut Gubernur, perkembangan dunia digital menjadi tajuk pembahasan antara Indonesia dengan Singapura belum lama ini.

Apalagi Kepri merupakan daerah perbatasan yang bersentuhan langsung dengan negara-negara tetangga. Masih kata Gubernur, penerapan pelayanan berbasis digital, Kepri adalah yang pertama di Indonesia.

“Untuk inovasi pelayanan dari sistem analog ke digital butuh dukungan dari Camat dan Lurah tentunya. Karena mereka adalah ujung tombak pelayanan pemerintah daerah,” papar Gubernur.

Mantan Bupati Karimun tersebut menjelaskan, apabila camat dan lurah hebat, maka Pemerintah Daerah juga akan baik. Terobosan yang dilakukan melalui pelayanan berbasis digital ini adalah untuk menjadikan kerja lebih terarah dan terukur.

Selain itu Gubernur juga mengingatkan para camat dan lurah untuk berhati-hati dalam bekerja, apalagi dalam hal mempergunakan keuangan negara.

“Perkara-perkara yang sudah melibatkan lurah dan camat sejauh ini, harusnya menjadi media edukasi bagi kita semua. Jangan sampai ada camat dan lurah di Kepri yang kedapatan melawan hukum,” tegas Gubernur.

Pada kegiatan yang ditaja oleh Biro Pemerintahan yang didukung oleh Dinas Komunikasi dan Informasi, Provinsi Kepri tersebut juga mengundang khusus Telkom Indonesia. Karena Telkom mengusung misi untuk membangunan smart city yang berbasis digital. Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Kepri, Haryono mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan pelayanan ditingkat kecamatan dan kelurahan menjadi lebih baik.

“Kita mendorong camat dan lurah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi informasi. Sehingga kita benar-benar menjadi daerah yang maju dalam bidang digitalisasi,” ujar Haryono. (jpg)

Respon Anda?

komentar