Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau Rp 24,5 Miliar

batampos.co.id – Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam tahun ini serius untuk memperbanyak, dan menata Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Batam. Anggaran Rp 24,5 Miliar pun diusulkan Disperkimtan dalam APBD 2018 mendatang.

Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertamanan Kota Batam Herman Rozie, S.STP mengatakan anggaran tersebut nantinya bukan hanya untuk pengelolaan taman atau ruang terbuka hijau. Tetapi sudah termasuk dalam gaji satuan tugas (Satgas) yang jumlahnya mencapai 150 orang.

“Ada pemotong, ada untuk nursery, ada bagian tebang pohon, dan pemeliharaan taman. Dan di kantor ada 25 orang untuk bagian administrasi,” katanya, Senin (11/9).

Selain itu anggaran yang paling besar adalah pembuatan taman baru di Simpang BNI, atau dekat perumahan Rosedale. Di sana nantinya akan dibuat sebuah tugu.

“Selain itu, rencananya tahun depan taman labirin di Nongsa juga akan kita bangun di tahun depan. Kalau detail anggaran yang kita usulkan untuk taman-taman ini saya kurang tahu,” katanya.

Sementara itu anggota komisi III DPRD Kota Batam Werton Panggabean mengatakan, untuk taman ini memang butuh anggaran besar. Apalagi di sana sudahh termasuk gaji karyawan.

“Tetapi kita akan leihat lagi seperti apa sih sebenarnya di lapangan. Dan memang harus kita akui, Batam ini butuh banyak ruang terbuka hijau,” katanya.

Ia berharap pengadaan taman jangan hanya dilakukan di pusat kota. Tetapi harus menyisir di beberapa daerah padat penduduk seperti Sagulung, Batuaji maupun Seibeduk. Di mana di beberapa kecamatan tersebut, sangat minim taman rekreasi keluarga seperti taman.

“Ini sangat penting. Bisa untuk menghilangkan kepenatan masyarakat setelah kerja seharian atau pun sekedar bersantai dengan keluarga,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar