Dana Timbun SMPN 28 Batam Rp 3,2 Miliar

Sejumlah siswa SMPN 28 Batam membersihkan air hujan yang masuk kedepan kelas, Selasa (29/8). Air hujan tersebut sempat masuk ke sebagian ruang kelas namun proses belajar tetap berjalan. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Timbun lantai satu SMPN 28 Batam di Taman Raya Batamkota, butuh dana sekitar Rp 3,2 miliar. Ini belum termasuk dana pembangunan satu lantai pengganti.

“Ini untuk nimbun saja, belum bikin kelas (kelas di lantai pengganti) yang di atas itu,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Muslim Bidin.

Ia menyebutkan besaran anggaran yang dibutuhkan ini telah ia sampaikan dalam rapat bersama Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Kamis (7/9) lalu. Dalam rapat tersebut, ia mengaku walikota meminta pihaknya menghitung ulang.

“Pak wali suruh hitung kembali,” ucap pria asli Rempangcate, Galang ini.

Jika dana timbun Rp 3,2 miliar, dana untuk bangun lantai pengganti, ia akui pihaknya belum menghitung. Ia enggan menyebutkan berapa perkiraan, hingga ada pertimbangan dari konsultan.

“Konsultan akan turun ke sana,” imbuhnya.

Namun yang pasti, jumlah kelas yang akan dibangun pada lantai pengganti kelak sebanyak tujuh kelas. Baik penimbunan maupun tambah satu lantai akan dikerjakan pada 2018 mendatang.

“Pak wali katakan, itu tetap harus ditimbun,” ucapnya.

Untuk diketahui, tiap tahun SMPN 28 Batam selalu digenangi air. Terparah, yakni banjir yang terjadi Kamis (17/8) lalu, air setinggi 1,2 meter merendam buku dan komputer sekolah.

Muslim mengatakan, tahun ini penimbunan tak bisa dilakukan. Dimasukkan dalam rencana pembangunan yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan, dipastikan tak akan terkejar.

“Kita pun tak ada pos anggaran darurat, paling 2018 depan lah,” ucapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan satu-satunya solusi untuk sekolah tersebut yakni timbun dan tambah lantai.

“Kalau ditimbun selesai itu,” kata Rudi, di kantor walikota, Jumat (18/8) lalu. (cr13)

Respon Anda?

komentar