Pemko Batam Salurkan Dana Bergulir Rp 7 Miliar

batampos.co.id – Dana bergulir tahun 2017 telah disalurkan sekitar Rp 7,7 miliar. Dari target Rp 10 miliar tahun ini.

Dari angka ini dapat dirinci, bantuan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) senilai Rp 7,5 miliar bagi 109 pelaku UKM. Sisanya yakni Rp 250 juta disalurkan yang disalurkan ke satu koperasi.

Untuk diketahui, besaran pinjaman dana untuk UMKM dari Rp 5 juta hingga paling tinggi Rp 100 juta, sementara koperasi maksimal pinjaman mencapai Rp 300 juta. Dengan durasi pinjaman maksimal 3 tahun, dengan bunga 6 persen pertahun.

“Pengembaliannya sudah Rp 6 miliar lebih,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Abdul Malik, Rabu (13/9) siang.

Ia mengklaim, pengembalian dana bergulir oleh masyarakat peminjam cenderung lancar. Sisi lain, ada saja masyarakat yang datang ke BPKAD untuk mengajukan dana bergulir.

“Dana yang dikembalikan oleh peminjam, ada lagi yang datang ajukan. Dananya berputar terus,” ungkapnya.

Ia mengatakan, terkait dana bergulir ini, Pemko Batam menggandeng Kejaksaan Negeri (kejari) Batam dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), jika ada kasus dana bergulir yang mandek.

“Kalau macet, akan disurati atau dipanggil,” ucapnya.

ilustrasi
foto: iman wachyudi / batampos

Lalu bagaimana dengan peminjam yang tidak mengembalikan dana stimulan usaha ini? Malik menyebutkan, sesuai dengan aturan yang berlaku KPKNL akan menghitung nilai aset yang pernah dijaminkan oleh peminjam, lalu disita.

“KPKNL yang akan mengeksekusi,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan berbagai upaya dilakukan Pemko Batam ditengah pertumbuhan ekonomi yang kini lambat. Salah satunya, yakni dengan penyaluran dana bergulir.

“Sekitar Rp 900-an juta perbulan. Ini salah satu cara kami menjangkau pelaku usaha kecil,” kata Amsakar.

Untuk diketahui, dana bergulir di lingkungan Pemko Batam periode awal yakni dalam kurun waktu 2001-2010 bermasalah, tak ayal sekitar 6,5 miliar dana tak kembali alias menguap. Angka ini dari total yang telah digelontorkan Pemko Batam sebesar Rp 17,2 miliar.

Lambat laun, mulai 2011 Pemko Batam melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PMP-KUKM) Kota Batam yang kala itu dipimpin Amsakar Achmad, memperbaiki sistem peminjaman dana bergulir. (cr13)

Respon Anda?

komentar