Jembatan Busung, Bintan

batampos.co.id – Pembangunan Estuari DAM Busung, yang direncanakan akan dilaksanakan tahun 2021 mendatang,dipastikan belum ada tanda akan terealisasi. Ini dikarenakan penyusunan anggaran pembangunannya belum ada.

“Sampai saat ini belum ada penyusunan anggarannya ke Pemkab Bintan. Terutama soal pembebasan lahan dan penataan pemukiman. Jadi belum bisa dipastikan kapan direalisasikan,” jelas Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Bintan, Wan Rudi Iskandar, Kamis (14/9).

Menurutnya rencana pembangunan DAM yang kewenangannya ada di Satker BWS tersebut, saat ini belum diprioritaskan. Melainkan yang menjadi prioritas untuk digesa pembangunannya, yakni Waduk Sei Kawal.

“Waduk Busung, belum begitu diprioritaskan. Melainkan, waduk Sei Kawal yang sudah jelas akan diprioritaskan,” jelas Rudi.

Untuk itu, pada tahun 2017 dan 2018, akan dilakukan pembebasan lahan untuk pembangunan Waduk Sei Kawal, yang dilakukan Pemprov Kepri.

“Setelah itu, baru dilanjutkan dengan pembangunan DAM Busung itu,” terangnya.

Sementara itu, Muchtar warga Desa Busung mengaku pihak pemerintah belum ada melakukan sosialisasi, terkait pembangunan DAM tersebut.

“Kita belum ada diberitahukan sampai sekarang. Bahkan pemberitahuan secara resmi juga belum pernah kita terima,” ungkapnya.

Diketahui rencana pembangunan estuari DAM Busung, ini menjadi target pemerintah pusat. Namun untuk teknis dan waktu pengerjaannya belum dapat dipastikan, sebab hingga saat ini rencana pembebasan lahan juga belum memiliki kejelasan kapan akan dilakukan. (cr20)

Respon Anda?

komentar