Pilwako Pinang

batampos.co.id – Nama Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tanjungpinang, Alfin mendapatkan dukungan dari sebagian masyarakat Kota Tanjungpinang untuk maju pada Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tanjungpinang 2018 mendatang. Namun sampai saat ini PKS belum memutuskan siapa kader yang diusung pada pesta demokrasi itu nanti.

Dukungan tersebut disampaikan lewat polling yang digelar  . Adapun keinginan masyarakat tersebut adalah menjagokan Alfin sebagai Calon Wakil Wali kota (Cawawako) Tanjungpinang. Terkait dukungan tersebut, Alfin menyambut positif. Menurutnya itu adalah keinginan masyarakat.

“Dukungan yang diberikan tentu harus kita respon dengan baik. Karena itu adalah murni keinginan dari masyarakat,” ujar Alfin, Senin (18/9) di Tanjungpinang.
Menurut Alfin, menatap Pilwako Tanjungpinang priode 2018-2022, PKS Tanjungpinang memang tengah mempersiapkan dua nama. Yakni dirinya dan Iskandarsyah yang merupakan Ketua Fraksi PKS di DPRD Provinsi Kepri. Nama-nama tersebut saat ini masih dalam tahap diskusi ditingkat DPP PKS.

“Sebagai kader, kami tentunya harus memberikan yang terbaik. Artinya apa yang diputuskan oleh DPP nanti, harus kita ikuti,” paparnya.

Disebutkannya, sejauh ini, di internal PKS, dirinya masih sebagai calon Wali kota. Tetapi, berubah atau tidaknya terpulang kepada putusan partai. Dirinya yakin, nama terpilih yang akan dipersiapkan bertarung di Pilkada Tanjungpinang nanti akan diputuskan dalam waktu dekat ini.

“Kita ketahui, bahwa tahapan-tahapan Pilwako sudah dimulai. Tentu PKS sebagai salah satu partai yang terlibat pada pesta demokrasi itu nanti, sudah mulai mempersiapkan diri,” paparnya lagi.

Ditambahkannya, terpusat PKS-Gerindra sudah terikat dalam koalisi Setara. Bagaimana, di Pilwako Tanjungpinang tentu akan ada diskusi lagi. Karena memang secara hitungan, PKS-Gerindra cukup untuk mengusung calon pada Pilwako Tanjungpinang nanti.

“Politik itu sifatnya dinamis, artinya semua kemungkinan bisa terjadi. Meskipun ditingkat pusat sudah membentuk koalisi yang baik. Artinya tidak menutup kemungkinan terjadinya koalisi dalam koalisi,” tutup Alfin.(jpg)

Respon Anda?

komentar