batampos.co.id – Sejak beberapa hari terakhir cuaca ekstrim di laut Natuna Utara, gelombang laut diperkirakan mencapai tiga meter disertai angin kencang dan hujan.

Kepala dinas perhubungan pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, cuaca di laut Natuna Utara cenderung terjadi angin kencang. Dapat membahayakan aktifitas di laut khusus nelayan tradisional dan pelayaran antar pulau.

“Nelayan tradisional dan kapal penyeberangan antar pulau harus waspada, cuaca tidak bisa diprediksi,” imbau Iskandar, Kamis (21/9).

Dikatakan Iskandar, saat ini cenderung terjadi angin bertiup kencang dari arah Barat daya. Dan gelombang bisa mencapai tigameter.

Bahkan kata Iskandar, kunjungan Bupati Natuna menuju Pulau Midai untuk menghadiri peringatan tahun baru Islam dibatalkan. Karena kapal feri yang digunakan dihadang badai dan gelombang tinggi. Sehingga rombongan harus kembali ke pelabuhan Tanjungpayung Penagi setelah satu jam perjalanan.

“Kapal feri cepat Pemda kemarin di hadang gelombang tinggi dan angin krncang. Padahal sebelumnya diperkirakan cuaca lumayan bagus,” ungkap Iskandar.(arn)

Respon Anda?

komentar