Pasar legendaris, tanjung Pantun, Jodoh di potret dari ketinggian. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam akan melelang model bangunan di Tanjung Pantun atau kawasan Jodoh Boulevard, Jodoh. Bahkan tinggi bangunan tersebut akan disama ratakan sehingga menjadi empat lantai dan diberi atap pelindung.

Jumat (22/9) siang, puluhan pedagang di kawasan Tanjung Pantun diundang untuk berdiskusi perencanaan kebijakan yang akan diterapkan Pemko. Dalam diskusi tersebut para pedagang ingin kawasan tersebut benar-benar bebas dari pedangang kaki lima. Dalam hal itu, Pemko menyanggupinya.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sengaja mengundang para pedagang untuk melihat respon mereka terkait kebijakan Pemko. Menurut Rudi, respon pedagang cukup antusias. “Ini dialog saja. Kita ingin lihat respon mereka terkait kebijakan yang akan diterapkan,” kata Rudi di aula GGI Hotel Batuampar.

Ditempat yang sama, Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pertemuan merupakan ajang silaturahmi Pemko dengan pedagang Tanjung Pantun, Jodoh. Silaturahmi juga bertujuan untuk mempercepat pergerakan ekonomi di kawasan tersebut.

“Dari 218 pedagang disana, banyak yang hadir untuk berdiskusi dengan kami. Alhamdulillah dari pertemuan ini tak ada respon negatif,” kata Amsakar Achmad.

Ia berharap hasil dari pertemuan itu dapat menjadikan Tanjung Pantun lebih baik lagi. Apalagi dengan rencana menyamakan ketinggian seluruh bangunan yang ada di kawasan tersebut.

“Tinggi bangunan itu ada yang tiga lantai ada yang empat. Nah, rencananya mau kita jadikan empat lantai semua,” terang mantan Kadisperindag Kota Batam ini.

Setelah bangunan sama tinggi, maka paling atas bangunan akan diberi atap pelindung. Bagian taman Jodoh Boulivard itu juga akan diperindah sehingga membuat nyaman pengunjung yang datang.

“Untuk desain dan modelnya nanti akan kita lelang. Untuk lebih pastinya pak Suhar lah yang paham. Yang pasti, kami ingin Tanjungpantun itu bisa menjadi destinasi wisata juga,” pungkas Amsakar. (she)

 

Respon Anda?

komentar