foto: cecep mulyana / batampos

batampos.co.id – Aksi main hakim sendiri dan tindakan oknum taksi pangkalan,kian hari makin berani terhadap kendaraan yang mereka duga sebagai taksi daring (dalam jaringan / online). Belum lama ini, mobil milik warga Batam dibalikan oleh para oknum taksi tersebut. Dan Jumat (22/9), oknum taksi pangkalan mencegat dua kendaraan yang mereka duga taksi daring. Aksi persekusipun mereka lakukan terhadap pengendara tersebut.

Menyikapi aksi oknum taksi pangkalan ini. Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga menuturkan pihaknya tak akan mentolerir hal ini.

“Aksi main hakim sendiri dan tindakan persekusi, akan kami berikan tindakan tegas,” katanya, Jumat (22/9).

Ia mengatakan tindakan dari oknum taksi pangkalan di Mega Mall, dan beberapa tempat lainnya dinilai sudah keterlalun.

“Untuk kasus yang terjadi di Mega Mall, sudah ditangani oleh Polresta Barelang, dengan back up dari Ditreskrimum Polda Kepri,” ucapnya.

Aksi oknum taksi pangkalan ini dinilai meresahkan masyarakat dan menganggu kamtibmas. Sehingga Erlangga menuturkan, pihak kepolisian akan mengambil langkah hukum atas kasus ini.

Ketua Asita Kepri Andika menuturkan bahwa aksi persekusi dan main hakim ini, sedikit menganggu kondisi pariwisata di Kepri.

“Bagi yang menggunakan jasa travel sih gak masalah. Transportasinya kami yang handel, tapi wisawatan yang berpergian sendiri. Itu akan berefek pada mereka,” ungkapnya.

Ia berharap pihak yang terkait dapat menyelesaikan permasalahan ini. Agar tak berdampak pada pariwisata. “Harapan saya ada solusi terbaik saja,” ujarnya singkat. (ska)

Respon Anda?

komentar