SDN 015 Moro terbaik se Sumatera dari penilaian Kementerian Pendidikan RI secara swakelola dalam mengelola dana pusat yang terealisasi dalam bentuk fisik tahun 2016 lalu. F. Dok Disdik Karimun untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Tahun 2017 ini pemerintah pusat kembali mengucurkan alokasi pembangunan infrastruktur pendidikan di hinterland. Nilai bantuan pembangunan infrastruktur SD dan SMP hinterland melalui dana APBN tersebut sebesar Rp 6,6 miliar.

Rinciannya, untuk rehab ruangan kelas Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tiga sekolah, total dana yang dialokasikan Rp 1,55 miliar. Kemudian rehab ruangan kelas Sekolah Dasar (SD) sebanyak 11 sekolah, total dana yang disalurkan Rp 4,4 miliar. Dan pembangunan perpustakaan SD di empat sekolah Rp 678,8 juta.

“Alhamdulillah, Kabupaten Karimun dinilai oleh pusat dalam membuat laporan dan hasil infrastruktur bangunan cukup bagus. Sehingga tahun ini kembali mendapatkan bantuan fisik yang difokuskan di sekolah hinterland,” terang Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana PSD Dinas Pendidikan Karimun Kasta Rizalta, mewakili Kepala Dinas Pendidikan, Senin (25/9).

Tahun lalu Kabupaten Karimun mendapatkan kucuran sebesar Rp 2,8 miliar. Dengan begitu pada tahun ini terjadi peningkatan hingga tiga kali lipat. Untuk itulah, dana yang digelontorkan dari Pusat tersebut dikerjakan secara gotong royong. Artinya, pembangunan fisik di sekolah tersebut dikelola oleh sekolah yang dikerjakan bersama-sama masyarakat. Sehingga baik buruknya sekolah tersebut tergantung keseriusan masyarakat saat membangun sekolah.

“Kalau dilihat hasil fisik tahun lalu, rata-rata kualitas bangunan sekolah cukup bagus. Masyarakat sekitar sangat-sangat bersyukur atas rehab sekolah mereka,” tuturnya.

Sekolah yang menerima bantuan untuk rehab di antaranya untuk tingkat SD paling banyak berada di hinterland di antaranya, SDN 008 Tebing, SDN 002 Kundur, SDN 003 dan SDN 004 Kundur Barat. Kemudian wilayah Kecamatan Moro SDN 006, SDN 010, SDN 014, SDN 017, SDN 020 dan SDN 004 Durai serta SDN 009 Buru. Sementara di tingkat SMP ada 3 yaitu SMPN 1 Meral, SMPN 2 Meral Barat dan SMPN 1 Moro. Yang terakhir pembangunan perpustakaan di SDN 011 Kundur, SDN 009 Immanuel Tebing dan SDS 001 PT KG Meral Barat.

“Insya Allah, realiasasi pembangunan fisik akan tepat waktu seperti tahun-tahun sebelumnya. Semoga pada tahun 2018 mendatang Kabupaten Karimun mendapat bantuan lagi,” harap Kasta.

Pemerhati pendidikan Karimun Jurantiaz memberikan apresiasi terhadap Dinas Pendidikan Karimun yang berjuang untuk infrastruktur pendidikan di Karimun.

“Dengan digelontorkannya anggaran sebesar Rp 6,6 miliar lebih dari Pemerintah Pusat untuk membantu pembangunan inftrastruktur sekolah SD dan SMP yang ada di hinterland ini, bisa menjadi motivasi dan semangat bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya,” singkatnya. (tri)

Respon Anda?

komentar