Dream Theater di JogjaROCKarta 2017, Stadion Kridosono, Jogjakarta pada Sabtu (30/9/2017). (Dedi Yondra/JawaPos.com)

Kejutan diberikan oleh Dream Theater saat tampil di hari terakhir JogjaROCKarta 2017, Sabtu (30/9). Di tengah penampilannya, pemain keyboard Jordan Rudess tiba-tiba memainkan melodi Gundhul Pacul. Bunyi petikan keyboard-nya pun membuat ribuan penonton berteriak histeris. Meski tidak terlalu lama, lagu berbahasa Jawa itu cukup sukses membuat pengunjung bernyanyi bersama.

Sementara itu, dalam penampilan hari ini tidak banyak perubahan yang dilakukan Dream Theater soal daftar lagu. Naik panggung pukul 20.30 WIB, grup yang diisi John Myung (bass), John Petrucci (gitar), James LaBrie (vokal), Jordan Rudess (keyboard), Mike Mangini (drum) menyajikan lagu The Dark Eternal Night sebagai pembuka.

“Hello Jogjakarta. Senang sekali bisa kembali di sini setelah keseruan kemaren,” kata James LaBrie menyapa penonton di Stadion Kridosono.

Menu selanjutnya yang dibawakan Dream Theater adalah The Bigger Picture. Pada lagu itu personel pun memulai ritual pamer skill di panggung. Ribuan orang yang menyaksikan dibuat takjub oleh John Myung, John Petrucci, James LaBrie, Jordan Rudess, Mike Mangini dengan masing-masing alat mereka.

Nyaris di setiap lagu berikutnya Dream Theater unjuk kebolehan. Seperti pada lagu Enter Sandman milik Metallica dibawakan. Ditambah lagu As I Am, Breaking All Illusions, Pull Me Under.

Saat pertengahan penampilan Dream Theater sempat turun panggung sekitar 10 menit untuk istirahat. Dan kemudian dilanjutkan dengan lagu Another Day, serta beberapa lagu lain yakni Take the Time, Surrounded, dan Metropolis.

Penonton bertepuk tangan dan berteriak saat James LaBrie menyapa penonton. Dream Theater pun melanjutkan aksi panggung dengan Under a Glass Moon, Wait for Sleep, Learning to Live.

Sebelum lagu terakhir dibawakan sempat terjadi encore. Akhirnya lagu A Change of Seasons benar-benar menutup keseruan dua hari JogjaROCKarta bersama Dream Theater.

(ded/JPC) 

Respon Anda?

komentar