batampos.co.id – Pelaksanaan perhelatan akbar Tamadun Melayu akan disejalankan dengan hari ulang tahun Pemkab Lingga yakni pada 20 November tahun ini. Kegiatan yang ditujukan untuk mengumpulkan tokoh Melayu yang telah mendunia ini juga mengundang sejumlah negara untuk hadir dalam perhelatan akbar perdana ini.

“Tamadun Melayu ini berjuluk Negeri Bunda Tanah Melayu. Memang agenda besar Pemkab Lingga,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan Lingga, Muhammad Ishak, kepada Batam Pos, Minggu (1/10) pagi.
Lebih lanjut M Ishak mengatakan, kegiatan Tamadun Melayu yang di raja Pemkab Lingga ini juga telah melalui pembicaraan bersama sejumlah tokoh senior seperti Said Parman, Said Barakbah, Pak Abdul Malik yang sudah sekelas dunia. Sehingga kegiatan ini bersekala Internasional.
 Pada perbincangan itu, sambung Ishak, Tamadun Melayu adalah kebesaran-kebesaran Melayu yang dibuat oleh Sultan Mahmud Riayat Syah (SMRS). Bagaimana SMRS dari Bintan ke Lingga dengan serba kekurangan dan tekanan dari penjajah bisa berkomunikasi dengan bangsa lain. Baik itu dalam urusan perdagangannya dengan Rafles.
Intinya kegiatan ini dapat memperkenalkan Kabupaten Lingga sebagai Bunda Tanah Melayu. Sehingga seluruh anak Melayu di belahan Dunia manapun akan kembali dan dapat mengenang. Tahap awal pengunjung akan menikmati keindahan Kabupaten Lingga.
Untuk mensukseskan agenda ini, Pemkab Lingga juga telah mengemukakan kegiatan tersebut kepada Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla saat berkunjung ke ruang kerjanya di Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Jusuf Kalla berencana akan turut hadir pada kegiatan itu.
“Insya Allah, saya datang. Nanti dikoordinasikan dengan protokoler,” ujar Bupati Lingga Alias Wello menirukan ungkapan JK saat berkunjung keruang kerja Wapres belum lama ini. (wsa)

Respon Anda?

komentar