Turis Singapura tiba di Pelabuhan Terminal Sekupang, Sabtu (9/9). Sabtu dan Minggu turis dari luar negeri ramai mengunjungi Kota Batam. Batam salah satu tujuan turis untuk liburan. F. Dalil Harahap/Batam Pos

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membuka lembar Oktober 2017 penuh percaya diri. Senin (2/10), Kemenpar terlihat solid menebarkan semua potensi wisata Batam dan Bintan dengan semangat Indonesia Incorporated. Dan semuanya, ditebar langsung di Harbour Front, Singapura.

“Kami tidak bisa sendirian. Industri, KBRI di Singapura, ASITA, media, semua kami rangkul untuk membantu menjual border area di Batam dan Bintan. Semua kami gandeng untuk sama-sama menjual paket wisata ke Batam dan Bintan,” ujar Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar I Gde Pitana yang didampingi Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggata Rizki Handayani Mustafa, Senin (2/10).

Gaya-gaya professional pun langsung digunakan. Di hadapan jurnalis, wholesaler, agent, perwakilan kedutaan negara-negara sahabat dan komunitas dari Singapura dan Malaysia, semua potensi wisata di Batam dan Bintan dikeluarkan sampai berangle-angle.

Industri di Nongsa misalnya. Beragam paket menarik langsung ditebar di Negeri Singa Putih. Dari mulai Nongsa Fun Run, konser Jive Talkin – band nomor satu Singapura, Bollywood Night sampai megakonser Gloria Estefan, semua dibeberkan secara detail.

“Banyak even menarik yang sudah di create sampai malam pergantian tahun baru. Yang senang sport tourism, ada Nongsa Fun Run ‪7 Oktober‬. Malam harinya, ada konser Jive Talkin. Setelah itu ada megakonser Gloria Estefan di ‪11 November‬. Dan di penghujung tahun, ada Bollywood Night ‪pada 9 Desember‬,” terang Chairman of Nongsa Sensation Batam Island, Anddy Fong.

Dan beragam keseruan tadi, masih terus dilengkapi dengan agenda SPGA Golf series pada ‪11-13 Desember‬ dan christmast and New Year Package di ‪25 Desember‬ dan ‪31 Desember 2017‬. “Jadi banyak yang bisa dieksplore. Silakan berlibur ke Nongsa, Batam,” ajak Anddy Fong.

Pilihan wisatanya pun sangat lengkap. Dari mulai Pulau Penyengat, Gedung Gonggong, Kota Rebah, Patung Seribu, Kelenteng Senggarang, Laguna treasure bay, Lagoi Bay, Trikora Beach Telaga Biru dan Pulau Beralas Pasir, semua ada di sana.

Itu belum termasuk wisata belanja di Nagoya Mall, bermain kano di Pulau Galang, Trekking Historical Camp Vietnam, Snorkeling di Pulau Abang dan Trail Bike di Pulau Galang.

Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar Rizki Handayani Mustafa ikut mengamini hal itu. Dia pun langsung menyambarnya dengan ajakan
berwisata dengan harga supermurah saat weekdays.

“Sekarang makin menarik lagi. Sejak Agustus 2017 ada paket PWI Terpadu. Sekarang 62 industri ikut menjual 250 paket supermurah saat weekdays. Banyak potongan harga yang bisa dinikmati ‪dari Senin sampai Kamis‬. Spa, golf, kuliner, belanja, sampai potongan harga ferry, semuanya ada. Jadi, silakan ke Batam dan Bintan saat weekdays,” ajak Kiki – sapaan akrab Rizki Handayani.

Minister Concelour KBRI di Singapura, Sigit Widiyanto, juga tak mau ketinggalan. Dukungan penuh, dipastikan siap diberikan KBRI untuk memperkuat program hard selling di border area.

“KBRI di Singapura pasti akan support full. Nanti kami akan deliver programnya ke Wholeseller Sigapura dan kedutaan negara-negara sahabat yang ada di Singapura,” ucap Sigit.

Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Kemenpar di Singapura, Sulaiman Shehdek, melengkapinya dengan uraian singkat tentang destinasi Batam dan Bintan. “Paket leisure Batam dan Bintan sangat cocok untuk Singaporean. Dari anak muda, orang tua, sampai keluarga, semuanya ada,” urainya.

Semangat Indonesia Incororated yang dipertontonkan di Singapura tadi langsung diacungi jempol oleh Menpar Arief Yahya. Menurutnya, itulah resep paling ampuh untuk mencapai target 2017.

“Kalau mau memajukan sektor pariwisata memang harus seperti itu. Sektor ini harus dikeroyok rame-rame. Kalau kita bersinergi, saya yakin tidak ada yang bisa mengalahkan pariwisata Indonesia. Melalui Indonesia Incorporated kita akan Bigger-Broader-Better together,” terang Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI. (*)

Respon Anda?

komentar