Petugas medis memasukkan keranda jenazah mayat laki-laki yang ditemukan di Pasar Baru saat akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Tanjunguban, Senin (2/10). F.Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Pasar Baru Tanjunguban gempar dengan penemuan sesosok
mayat laki-laki diduga mengalami gangguan kejiwaan di lapak warung, Senin (2/10) pagi kemarin. Mayat yang belakangan diketahui bernama Supardi (60) tersebut pertama kalinya ditemukan penjaga warung bernama Saiful Hasan,30.

Saiful menemukan korban dalam kondisi terbaring di lantai dengan posisi miring ke kanan, sekitar pukul 03.20 pagi setelah ke luar dari warung yang dijaganya. Awalnya ia tidak curiga, sehingga melanjutkan kegiatan seperti biasa. Sekitar pukul 04.20, Saiful kembali ke warung yang dijaganya dan membangunkan korban.

Hanya saat dibangunkan, korban tidak merespon. Akhirnya, Saiful mengecek denyut nadi korban dan mendapati korban sudah meninggal dunia. Setelah itu, Saiful memberitahukan pedagang lainnya di pasar dan menghubungi kantor polisi.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Jaswir mengatakan, korban diduga meninggal karena penyakit yang diderita. Selain itu menurut keterangan saksi di lapangan, korban mengalami gangguan kejiwaan dan tak memiliki sanak saudara. Sehari-harinya, korban bertempat tinggal di pasar, dan tidur di depan salah satu lapak warung. “Mayat orang gila,” kata Jaswir yang dihubungi Batam Pos, kemarin.

Pagi itu juga, mayat korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum. “Visum sudah, hanya hasilnya masih menunggu dari pihak medis,” ujarnya. (cr21)

Respon Anda?

komentar