batampos.co.id – Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kepri, Amjon mengatakan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri bersama PLN adalah merampungkan program listrik desa di Kepri sampai tahun 2019 mendatang. Lewat Tahun Anggaran (TA) 2017, daya sebesar 45.500 kilo watt akan dibagikan ke 33 desa di Kepri.

“Kita sudah mendata tentang kebutuhan listrik pedesaan di Provinsi Kepri. Secara keseluruhan sekitar 4.250 Kva,” ujar Amjon, Rabu (4/10) di Tanjungpinang.

Menurut Amjon, bagian yang diterima Provinsi Kepri sebanyak 4.250 Kva merupakan rangkaian dari program listrik nasional 35.000 mega watt. Rinciannya, desa-desa Kabupaten Karimun sampai 2019 mendapatkan 20.500 kilo watt. Kemudian Kabupaten Lingga sebesar 8.200 kw. Selanjutnya Kabupaten Natuna mendapatkan 13.500 kw. Kemudian Kabupaten Anambas 13.500 kw. Sedangkan Kabupaten Bintan adalah 700 kw.
Dijelaskan Amjon, proses pembangunan infrsatruktur listrik tersebut akan dilakukan secara bertahap. “Tahun 2017 ini ada 33 desa di Kepri yang akan teraliri listrik. Di 2018 juga dengan jumlah yang sama. Sementara untuk 2019 adalah sebanyak 32 desa,” jelasnya.

Masih kata Amjon, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sangat berkomitmen untuk menerangi listrik. Mengingat listrik adalah infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan bagi kesejahteraan masyarakat Kepri. Menurutnya, pengaduan yang diterima Gubernur setiap melakukan kunjungan ke daerah-daerah adalah masalah infrastruktur listrik.

“Pada prinsipnya kewenangan mengelola dan menyediakan listrik adalah PLN. Kita juga bersyukur PLN juga berkomitmen untuk membantu pemerintah daerah dalam bekerja,” jelasnya lagi.

Ditegaskannya, setiap masyarakat yang menikmati pelayanan listrik itu nanti tetap akan mengikuti Tarif Dasar Listrik (TDL) Nasional, yakni Rp 1.467 per kwh. Ditambahkannya, untuk merangkai Kepri dengan kelistrikan bukan merupakan perkara yang gampang. “Semua butuh proses, kekuatan anggaran kita juga terbatas. Tentu menyiasati hal itu adalah pembangunan dilakukan secara bertahap,” tutup Amjon.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Irwansyah mengatakan kehadalan listrik di setiap desa merupakan satu kebutuhan strategis bagi arah pembangunan Kepri ke depan. Keberadaan listrik juga bisa mendorong meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kepri.

“Teknologi sekarang ini sudah menguasai dunia. Generasi penerus di Kepri juga harus melek teknologi. Artinya harus ada pemerataan desa dengan daerah perkotaan,” ujar Irwansyah politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri tersebut.(jpg)

Respon Anda?

komentar