Pilihan menu sarapan ternyata mempengaruhi ritme aktivitas kinerja sepanjang hari. Jangan sampai sarapan justru membuat tubuh menjadi lelah, mengantuk, dan kurang semangat menjalani aktivitas. Tak sarapan apalagi, bisa membuat metabolisme tubuh terganggu.

Pemenang Indonesia Manhunt 2004 dan Best Talented Model for LMEN 2006 Paundra Hanutama mempunyai prinsip sarapan adalah waktu makan terpenting yang tidak boleh dilewatkan. Sebab sarapan memberikan asupan energi baik karbohidrat, protein, vitamin dan mineral yang baik untuk menunjang tubuh beraktivitas.

“Dengan sarapan, tubuh menjadi lebih berenergi dan siap menghadapi banyaknya aktivitas sehari-hari. Akan tetapi, harus dipastikan bahwa mengisi perut dengan menu sarapan sehat,” jelas Finalist Indonesia Fitness Ambasador 2015 ini kepada JawaPos.com, Jumat (6/10).

Ada beberapa menu sarapan sehat yang dianjurkan dan baik untuk tubuh. Prinsipnya, tentu tetap harus memperhatikan keseimbangan gizi. Dan jangan lupa untuk mengonsumsi air putih di pagi hari.

“Setelah memilih menu sarapan pagi yang sehat, maka juga harus memastikan bahwa porsi makan sarapan pagi berada dalam jumlah yang cukup. Porsi makan yang berlebihan atau terlalu kenyang saat sarapan pagi akan menimbulkan potensi kenaikan berat badan,” ujar Paundra.

1. Gandum
Sarapan bisa dengan mengonsumsi gandum utuh dalam bentuk granola, muesli, ataupun sereal. Perlu diperhatikan juga penggunaan menu tambahan. Tentu dengan memperhatikan jumlah kalori agar tidak berlebih.

2. Sayur dan Buah
Sangat dianjurkan pula untuk mengombinasikan sayur dan buah dalam menu sarapan sehat. Tetapi akan lebih baik apabila sayur dan buah tersebut dikonsumsi secara langsung saat sarapan. Bisa juga disajikan dalam bentuk jus atau smoothies.

“Hindari penggunaan gula berlebih dalam pembuatan jus, sangat dianjurkan untuk menggunakan susu rendah lemak dalam penyajian smoothies saat sarapan,” paparnya.

3. Makanan Berprotein Tinggi
Protein merupakan satu jenis nutrisi yang sangat penting untuk menunjang kesehatan tubuh. Protein adalah zat pembangun. Jenis makanan kaya protein antara lain telur, daging tanpa lemak, susu rendah lemak, keju rendah lemak dan kacang-kacangan.  (ika/JPC)

Respon Anda?

komentar