ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur berencana mendatang bahan pangan, khususnya beras untuk dijual di Batam. Hal ini disampaikan, Bupati Madiun Muhtarom usai bertemu jajaran Pemerintah Kota Batam, Senin (9/10/2017).

“Kami over product, tiap tahun kurang lebih 250 ribu ton setara beras,” kata Muhtarom.

Menurutnya, hal ini memungkinkan untuk dilakukan karena Batam bukan daerah penghasil. Terkait harga, pihaknya akan mengupayakan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) hingga sampai ke Batam tidak mahal. Untuk diketahui, Batam sebagai daerah kepulaun disebut-sebut sebagai alasan barang mahal karena melalui alur distribusi yang panjang.

“Standarnya itu, makanya sekarang kami lakukan penjajakan,” sebutnya.

Sementara itu Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, kerjasam bukan tak mungkin untuk dilakukan jika harganya murah atau terjangkau.

“Kita cek harganya dulu, seandainya murah bisa saja,” ucapnya.

Namun demikian, terkait rencana ini ia serahkan ke distributor untuk menjemput rencana tersebut. Menurutnya pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam akan lebih lanjut membicarakan hal ini.

“Tapi nanti ini bukan ke kami urusan distributor, distributor akan lebih lanjut dengan kadis disperindag bicarakan ini,” pungkasnya. (cr13)

Respon Anda?

komentar