Ratusan pencinta motor trail saat meninggalkan lapangan parkir DPRD Batam untuk mengikuti Fun Trail Adventure yang dilepas oleh Walikota Batama Muhammad Rudi, Minggu (8/10/2017). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Klub otomotif Trail Adventure Club (TAC) Batam merayakan Hari Perhubungan Nasional sekaligus peresmian komunitas trail Pemko Batam dengan mengadakan Fun Trail Adventure 2017 pada 7-8 Oktober 2017.

Kegiatan Fun Trail Adventure ini berjalan meriah yang diikuti ratusan crosser se-Kepri.

Crosser memulai penjelajahan Kota Batam dari halaman gedung DPRD Kota Batam. Hari Pertama, Sabtu (7/10), mereka menjelajahi Hutan Temiang Sekupang sampai Tanjungpinggir. Kemudian, pada Minggu (8/10), trek yang dilewati adalah kawasan hutan Bandara Hang Nadim Batam.

Ketua TAC Batam, Agus Rianto mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai ajang silaturahmi antar pecinta motor trail dan sekaligus memperkenalkan objek wisata alam di Batam.

“Kegiatan ini kami gelar untuk membantu pemerintah dalam memperkenalkan objek wisata yang ada di Batam, terutama wisata alam,” kata Agus kepada Batam Pos, Senin (9/10).

Kegiatan tersebut langsung dibuka Walikota Batam, M Rudi yang sekaligus mengibarkan bendera start tanda dimulainya penyelenggaraan Fun Trail Adventure.

Rudi berjanji, ke depannya, Pemko Batam akan menyediakan lahan untuk dibuatkan sirkuit bagi para crosser di Batam.

“Event trail ini membantu pemerintah untuk mengenalkan wisata alam di Batam. Selain menguji adrenalin juga bisa melihat keindahan wisata alam di Batam,” ujar Rudi.

Dengan adanya komunitas trail di Kota Batam, Pemko Batam berencana akan menggelar kejuaraan trail yang memperebutkan piala bergilir.

“Mengingat banyaknya penggemar motor trail, tahun depan kami akan mengadakan kejuaraan trail pertama di Batam,” sambung Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Yusfa Hendri.

Terpisah, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kepri, Usep RS mengaku sangat mendukung adanya kegiatan ini.

“Tentu saja kami mendukung, karena berdasarkan agenda dari IMI Pusat bahwa semua kegiatan otomotif harus selalu berkaitan dengan pariwisata dan menggandeng dunia pariwisata di setiap daerah,” sebut Usep.

Terlebih wilayah Batam yang berdekatan dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia, tentunya sektor ekonomi di bidang pariwisata Batam akan semakin terdongkrak dan bergairah. (cr16)

 

 

 

Respon Anda?

komentar