batampos.co.id – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam resmi akan membuka dua Unit Layanan Paspor November tahun ini. Direncanakan ULP ini akan diresmikan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.

“Akhir bulan ini sudah selesai, saat ini masih proses finishing untuk ULP Harbourbay,” kata Kepala Imigrasi Kelas I Khusus Batam Lucky Agung Binarto, Senin (9/10).

Ia mengatakan nantinya peresmian ULP Harboubay akan berbarengan dengan Mall Pelayanan Publik di Gedung Sumatera Promotion Center (SPC), yang direncanakan akan di resmikan oleh Presiden Jokowi.

“DI SPC kami akan buka ULP juga. Saat Presiden bukan Mall Pelayanan Publik, kami juga meminta Menteri datang buka ULP Harbourbay,” ungkapnya.

Baik itu di ULP Harbourbay atau SPC, awalnya hanya menerima sekitar 30-40 pemohon. Tapi ke depannya, tak menutup kemungkinan akan terus bertambah. “Jadi ada tiga nantinya, di kantor, ULP Harbourbay dan ULP SPC. Diharapkan dapat memecah kosentrasi massa yang mengurus paspor,” ungkapnya.

Karena akan membuka dua ULP, Lucky menuturkan pihaknya tentu membutuhkan Sumber Daya Manusia yang mumpuni. Oleh sebab itu, ia mengatakan sudah melayangkan permintaan untuk penambahan SDM ke Dirjen Imigrasi.

“Ini saya sedang di Jakarta, kami meminta tambahan. Agar dapat mengoperasikan ULP itu secara maksimal,” ujarnya.

Saat dua ULP ini dioperasikan, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam dapat melayani 380 orang pemohon tiap harinya, dimana di Kantor Imigrasi Batamcenter melayani 300 pemohon, ULP Harbourbay 40 pemohon dan ULP SPC 40 orang pemohon juga. Lucky berharap dengan bukanya dua ULP baru ini, dapat melayani tingginya permintaan masyarakat dalam pembuatan paspor.
“Kami akan terus meningkatkan pelayanan, agar dapat mengakomodir permintaan masyarakat,” ucapnya.

Ke depannya, Lucky menuturkan pihaknya akan membuat berbagai terobosan baru. Agar bisa mengakomodir setiap permintaan masyarakat. (ska)

Respon Anda?

komentar