Debit air di bak penampungan yang didistribusikan kepada sebagian besar masyarakat Tarempa ini masih melimpah. Pihak kecamatan melimpahkan pengelolaan SPAM kepada Dinas PUPR. F.Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengurangi fungsi pelayanan yang ada di Kecamatan. Beberapa pelayanan yang ada di kecamatan sebagian ada yang dialihkan ke beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain. Mulai Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) hingga kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Camat Siantan Ardan mengatakan, pengalihan pelayanan sudah dilakukan secara bertahap. Seperti pengelolaan air bersih yang sudah dilimpahkan pengelolaannya tahun 2017 ini.

“Pengelolaan air bersih sudah kita kembalikan lagi kepada Dinas PU dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas, melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD),” ungkap Ardan, Senin (9/10).

Dijelaskannya jika pengelolaan air dari pihak kecamatan itu merupakan pengelolaan air dari pipa yang lama. Sementara itu saluran air yang baru yakni Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM), dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas.

Menurutnya saluran air yang lama masih potensial karena sumber airnya masih melimpah dan sangat membantu ketersediaan air di Tarempa dan sekitarnya. “Pam yang lama ini masih sangat membantu, sebagian masyarakat Tarempa menggunakan saluran air yang lama. Apalagi saluran air yang baru atau (SPAM) masih sering bermasalah,” ungkapnya lagi.

Hal yang membuat air tidak cukup dan tidak merata itu karena kesalahan masyarakat sendiri karena belum mengerti betapa pentingnya air bagi kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan dirinya melihat dengan mata kepala sendiri ada warganya yang benar-benar teledor dan hanya membuang-buang air saja padahal orang sekelilingnya membutuhkan air.

“Saya tahu sendiri ada warga yang tidak mau pasang kran tapi cuma pakai selang. Jadi air itu terus mengalir sepanjang hari. Kalau bak mandi sudah penuh, air dari selang itu dibuang begitu saja, Masyarakat Allah,” ungkapnya sambil menggelengkan kepala. (sya)

Respon Anda?

komentar