Pengendara bermotor menghindari batu yang menghalangi jalan Tarempa-Rintis di Kampung Melayu, Tarempa. F. Syahid/Batam Pos.

batampos.co.id – Batu berukuran besar menghalangi jalan Tarempa-Rintis di Kampung Melayu Tarempa. Keberadaan batu ini membahayakan para pengendara, karena setiap saat bisa saja menutup jalan jalan dan menimpa pengendara.

Sebelumnya batu tersebut jatuh ke badan jalan. Beruntung saat kejadian tidak ada pengendara yang melintas. Karena ukurannya yang besar, hingga kini batu tersebut belum bisa dipindahkan,

“Tadinya batu itu menggantung disebelah timur badan jalan. Karena sering kali diguyur hujan, tanahnya erosi sehingga batu tersebut runtuh ke jalan,” ungkap kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Anambas Effie Zjuhairi kepada wartawan Selasa (10/10).

Kata Effie, ada rencana untuk membangun batu miring dibagian tebing jalan tersebut tapi hal tersebut belum bisa dilakukan karena pada tahun depan akan ada peningkatan jalan. “Jalan itu kan sudah ditetapkan sebagai jalan nasional, tahun depan akan ditingkatkan pembangunannya jadi tidak bisa dipasang batu miring,” ungkapnya lagi.

Jika dibangun batu miring maka harus menunggu pembangunan dalam rangka peningkatan jalan sudah selesai. “Kita tunggu peningkatan jalan selesai,” jelasnya.

Runtuhnya batu besar tersebut juga sudah mendapatkan perhatian dari camat Siantan Ardan. Menurutnya, batu tersebut tidak bisa digulingkan kebawah tapi harus dihancurkan dulu. Jika tidak dihancurkan maka akan mengganggu lalulintas di jalan tersebut.

“Batu itu harus dihancurkan karena jika tidak akan mengganggu lalulintas. Kondisi jalan tidak terlalu lebar jika batu tersebut tak dihancurkan maka jalan itu akan semakin sempit,” ungkap Ardan, ketika ditemui diruang kerjanya kemarin. (sya)

Respon Anda?

komentar