Ilustrasi

batampos.co.id – Bendahara Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru DH, tak masuk kerja sudah lebih dari satu bulan. Saat ini banyak yang mencari wanita ini karena diduga melarikan sejumlah uang dari tempatnya bekerja.

DH diketahui sudah tak masuk kerja sejak 7 September 2017 lalu. Saat ini posisinya DH telah digantikan Yessi Ernida. Pergantian itu dilakukan Dishub Kota Pekanbaru untuk mengantisipasi persoalan yang mengganggu aktivitas di organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Pekanbaru tersebut.

Kepala Inspektorat Kota Pekanbaru Azmi ketika dikonfirmasi mengenai persoalan membenarkannya. Dia menyebutkan, pihaknya kini tengah melakukan pemeriksaan dan mengaudit berapa besar kerugian Dishub Kota Pekanbaru akibat perbuatan yang bersangkutan. “Iya, benar. Sampai saat ini kami masih lakukan pemeriksaan,” ungkap Azmi, Selasa (10/10).

Dikatakannya, Inspektorat telah membentuk tim khusus yang beranggotan lima orang untuk melakukan audit. Dirinya juga termasuk dalam tim tersebut. “Lima auditornya termasuk saya. Sejak kami mendapat informasi tersebut hingga kini kami belum mengetahui keberadaan yang bersangkutan. Kami tengah mencari dia,” sambung Plt Kepala Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru itu.

Ketika ditanya berapa kerugian Dishub Kota Pekanbaru akibat ulah DH, Azmi mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Berapa kerugian yang ditimbulkan saya belum tahu, karena saat ini kami masih melakukan audit,” sampainya

Sementara itu, Walikota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT menginstruksikan Kepala Inspektorat dan Kepala Dishub Kota Pekanbaru untuk mengambil dan memberikan tindakan tegas disiplin aparatur sipil negara (ASN).

“Apa yang diperbuat mesti dipertanggungjawabkan. Saya minta Kadisnya mencari yang bersangkutan. Kalau tidak Kadisnya yang harus bertanggung jawab atas persoalan ini,” tegas Wako.

Selain itu, orang nomor satu di Pekanbaru meminta Kadishub melakukan pendekatan dengan pihak keluarga yang bersangkutan. Tujuannya agar kesilapan maupun kekhilafan bisa disadari yang bersangkutan. “Kami harapkan dia kembali bekerja. Apa yang telah diperbuat dan yang digunakan secara ilegal agar segera dikembalikan. Sebab ini kerugian bagi pemko,” sampainya.

Terpisah, Kadishub Kota Pekanbaru Arifin Harahap terkesan menutupi permasalah yang terjadi di OPD yang dipimpinnya. “Tidak ada (melarikan uang kantor, red). Yang bersangkutan tak masuk kerja karena sakit,” sanggah Aripin.(rpg)‎

Respon Anda?

komentar