Pelabuhan pelantar perahu nelayan di sawang kundur barat. F. Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Nelayan tradisonal Sawang mengeluhkan kondisi pelabuhan pelantar tambatan nelayan rusak parah, karena kayu sudah lapuk. Hal ini sudah terjadi dalam satu tahun belakangan. Kondisi makin parah karena tidak adanya perbaikan yang dilakukan. Sejumlah nelayan berharap agar pemerintah bisa memperbaiki kerusakan pelantar tambatan sampan nelayan tersebut.

Rusaknya pelantar tambatan nelayan diakui Camat Kundur Barat Anjitrisno. Kepada Batam Pos dia menyebutkan sejumlah nelayan pernah menyampaikan kondisi pelantar tersebut. Pelantar tersebut menjadi tambatan perahu sampan nelayan usai beraktivitas di laut.

“Keluhan ini sudah disampaikan pemerintah Karimun dan Alhamdulillah akan dilakukan perbaikan. Wakil Bupati Anwar Hasyim sudah meninjau kerusakan pelabuhan tersebut dan berjanji akan memperbaikinya,” ujar Anjitrisno.

Dia menambahkan, selain rencana perbaikan pelantar tambatan perahu nelayan, kondisi pentas pantai yang rusak juga akan ikut diperbaiki. (ims)

 

Respon Anda?

komentar