batampos.co.id – Pusat Pendidikan Islam (PPI) di Pulau Penyengat akan dibuka Desember mendatang. Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Dadang menuturkan pembicaraan bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama juga telah dilangsungkan pada Senin (9/10) malam kemarin.

“Dalam koordinasi kemarin, memang semua sepakat untuk membantu jalannya proses ini. Dan justru mengharapkan Islamic Center ini selayaknya pesantren. Sehingga lebih maksimal,” tutur Dadang, saat dijumpai di ruangannya, Selasa (10/10).

Menurut Dadang, Desember mendatang proses pembukaan PPI di Pulau Penyengat telah dimulai dengan ditandai dibukanya penerimaan bagi para peserta didik. “Rencananya berapa pun yang mendaftar nanti, proses pembelajaran tetap langsung dimulai,” sambung pria berkacamata ini.

Sementara terkait persiapan anggaran, ia menuturkan anggaran akan kembali diajukan pada APBD Perubahan kali ini. Meski belum dapat memaparkan nilai dari dana yang akan diglontorkan, Dadang menjelaskan penganggaran pada tahap pertama akan diarahkan untuk proses persiapan pembukaan PPI Penyengat, Tanjungpinang hingga penggajian para peserta didiknya.

Seperti yang diketahui sebelumnya, PPI yang diwacanakan buka di Pulau Penyengat merupakan impian Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah untuk mengembalikan Penyengat sebagai pusat pembelajaran Islam di Tanjungpinang.

Dimana sebelumnya Pemko menargetkan akan mulai dibuka pada Juli lalu. Namun belum matangnya persiapan dan anggaran, membuat Pemko mau tak mau mengundurkan niatnya itu hingga Desember nanti.

PPI di Penyengat ini, akan mengambil seluruh tenaga pengajar agama islam yang telah ada di Pulau Penyengat dan juga direncanakan menambah pengajar lainnya dari instansi pendidikan islam terkemuka lainnya. (aya)

Respon Anda?

komentar