Siswa SMPN 47 Batam turun dari bus Trans Batam di jalan Marinacity, Tanjunguncang, Batuaji, Selasa (3/10).  F. Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Perhubungan Kota Batam akan menerapkan transaksi non tunai untuk pengguna bus trans Batam tahun 2018 mendatang.

Kepala Dishub Kota Batam, Yusfa Hendri mengatakan penerapan non tunai sudah mulai berjalan tahun ini, namun untuk bus trans Batam akan mulai aktif tahun depan. Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan peralatan pendukung pelaksanaaan non tunai ini.

Ia menjelaskan nanti pengguna bus dibekali kartu e-money yang dikeluarkan BRI. Pihaknya menyiapkan lima ribu kartu, untuk tahap awal sebanyak 1,500 kartu akan didistribusikan Desember mendatang.

“Pengguna dikenakan biaya pencetakan kartu Rp 10 ribu, setelah itu lakukan pengisian saldo di halte, e-banking BRI sendiri,” sebutnya.

Setiap mereka yang telah memegang kartu, ketika akan menaiki bus cukup memindai (scan) ke alat yang disediakan di bus nantinya.

“Jadi tidak ada lagi cash money, semua non tunai,” terangya.

Yusfa menjelaskan saat ini sedikitnya empat ribu orang menggunakan jasa bus trans Batam setiap harinya. Tahun ini Dishub ditargetkan Rp 7 miliar dari pendapatan bus trans Batam ini.

Dia menambahkan November nanti, transaksi non tunai ini akan diluncurkan, pengguna bus trans Batam bisa mendapatkan kartu e-money ini di halte yang tersebar di seluruh Batam.

“Nanti jika permintaan bertambah kami akan tambah lagi kartunya. Kami harap masyarakat menerima penerapan teknologi ini, sehingga transaksi non tunai berjalan lancar,” tutupnya.(cr17)

Respon Anda?

komentar