batampos.co.id – Warga Sagulung, khususnya Kelurahan Tembesi masih kekurangan sekolah. Untuk itu, mereka meminta kepada pemerintah beserta dinas terkait untuk menambah pembangunan sekolah terutama sekolah menengah pertama (SMP) di wilayahnya. Sebab, jumlah penduduk di wilayah di sana cukup padat, sehingga membutuhkan sekolah yang dekat dengan pemukiman mereka.

Lurah Tembesi Muhammad Hafiz Rozie mengaku Kelurahan Tembesi memang masih minim sekolah negeri. “Sekolah SD ada enam, SMP ada dua dan SMA hanya ada satu,” ujar Hafiz, Kamis (12/10).

Mengenai kekurangan sekolah ia dan warga sudah usulkan di musrembang. “Ada dua sekolah yang kami usulkan, SD dan SMP. Lokasinya di Perumahan Buana Bukit Permata dan Citra Laguna,” kata Hafiz, Kamis (12/10).

Ia menuturkan, penambahan sekolah memang sangat diperlukan di wilayahnya. Sebab jumlah penduduknya sudah mencapai 40 ribu jiwa dan sekolah yang tersedia tidak mampu menampung jumlah anak yang usia sekolah.

“Jumlah sekolah saat ini tak mampu menampung seluruh murid. Makanya sebagian yang tak tertampung memilih sekolah di tempat lain,” jelasnya.

Sementara itu, Rudi, warga Tembesi mengatakan Akibat minimnya sekolah setingkat SLTA di dekat rumah, membuat siswa harus memilih sekolah di Kelurahan maupun di Kecamatan lain.

“Kami sangat menantikan adanya sekolah menengah pertama (SMP). Saat ini sudah ada lahan, tapi belum juga dibangun,” katanya.

Apalagi saat ini, sekolah di Batam menerapkan sistem zonasi. Dimana siswa yang dekat dengan lingkungan sekolah menjadi prioritas. Selain sekolah menengah pertama, warga juga meminta penambahan sekolah dasar dan sekolah menengah atas.

“Sekolah dasar hanya ada enam sedangkan SMA hanya satu dan masih dalam tahap pembangunan. Kan gak cukup untuk tertampung semua,” kata Rudi. ( cr19).

Respon Anda?

komentar