Kondisi pasar Tanjungbatu, Kundur, yang dibangun tahun 1990 an sampai sekarang belum ada perbaikan. F: Imam Soekarno/Batam Pos.

batampos.co.id – Revitalisasi pasar rakyat Kecamatan Kundur mulai dikerjakan tahun 2018. Diharapkan revitalisasi pasar dapat menampung pedagang yang ada dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Untuk pengerjaan revitalisasi, Pemkab Karimun menggelontorkan anggaran Rp 3,9 miliar ditambah APBN sebesar Rp 6 miliar. Total keseluruahan mencapai Rp 10 miliar.

Insya Allah tahun 2018 sudah dimulai pengerjaan pasar tradisional Tanjungbatu. Kami berharap masyarakat dan pedagang mendukung agar proyeknya cepat rampung,” ungkap Bupati Karimun Rafiq saat berkunjung ke Kundur belum lama ini.

Dikatakan Rafiq, pasar rakyat Tanjungbatu Kundur yang sudah berdiri sejak 1960 itu memang sudah seharusnya direvitalisasi. Apalagi, meski telah berusia lebih dari puluhan tahun, namun pasar tersebut masih menjadi tumpuan pedagang di Tanjungbatu.

“Sebenarnya peletakan batu pertama revitalisasi pasar sudah dilaksanakan beberapa bulan lalu. Saat ini tinggal menunggu pengerjaanya. Semoga pasar ini nantinya menjadi sumber ekonomi masyarakat Pulau Kundur,” harap Bupati.

Pasar tradisional Tanjungbatu berlokasi di Jalan Merdeka Tanjungbatu kota, merupakan satu-satunya pasar di Pulau Kundur dan masih tetap bertahan. Bangunan pasar terbuat dari papan. Sejak 1960 sampai sekarang belum ada perubahan apapun.

Terdapat 41 pedagang menempati kios, 35 lapak pedagang sayur dan ikan, 30 pedagang gerobak dan 15 pedagang tenda. Kebanyakan aktivitas pagi hari pedagang sayur dan ikan, siang hari pedagang pakaian di tenda dan malam hari pedagang makanan dan minuman. (ims)

 

Respon Anda?

komentar