batampos.co.id – Perekaman dan pencetakan KTP Elektronik kian terkendala. Rusaknya seluruh alat rekam dan cetak, membuat masyarakat harus lebih sabar menanti untuk mendapatkan kartu identitas ini.

Kepala Dinas Kependudukan Irianto, tak menampik kerusakan yang membuat pengeluaran kartu identitas menjadi bermasalah.

“Perekaman E KTP berjalan seperti biasa, walaupun terseok-seok. Memang alatnya rusak semua. Jadi kami mengoptimalkan alat yang tersisa,” tutur Irianto dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (12/10) kemarin.

Kerusakan alat-alat pendukung untuk mencetak kartu identitas ini, telah rusak sejak 2016 lalu. Sehingga masyarakat, yang belum melakukan perekaman, hanya bisa melakukannya di kantor Dinas Kependudukan.

Sementara itu Irianto juga menuturkan, untuk pencetakan KTP Elektronik akhirnya memanfaatkan alat cetak Kartu Identitas Anak (KIA). Alternatif ini ditempuh, agar pelayanan tetap dapat berlangsung kendati seluruh fasilitas rusak.

Pembagian waktu untuk mencetak kartu identitas antara KIA dan E KTP akhirnya dibagi. Dalam seminggu, E KTP mendapat jatah pencetakan selama tiga hari. Yakni Rabu hingga Jumat. Sementara Senin dan Selasa dilakukan untuk mencetak KIA.

“Pembagian hari ini mengikuti tingginya pembuatan KTP pada hari-hari tersebut. Bahkan kalau Jumat, terkadang bekerja sampai jam 4, padahal jam kerja di Jumat lebih cepat berakhir,” sambung Irianto.

Sementara seluruh alat yang rusak, saat ini berada di Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kependudukan Provinsi Kepri. Hal ini menyangkut tindak lanjut dari permintaan Wali Kota Tanjungpinang, yang mengharapkan perbaikan dilangsungkan di Provinsi Kepri.

“Semua alatnya sudah di provinsi. Tinggal perbaikan nanti di sana,” tutur Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah belum lama ini.

Dengan perbaikan dilakukan di provinsi, diharapkan mampu mempercepat proses perbaikan alat cetak dan alat rekam kartu identitas. (aya)

Respon Anda?

komentar