batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meyakinkan kepada sejumlah pengusaha dan pengembang di Batam bahwa investasi di Batam masih menjanjikan. Berbagai hambatan regulasi, sejauh ini telah diterobos supaya investasi bergairah. Akan tetapi, Gubernur mengingatkan pejabat agar tidak membuat keputusan yang justru menghambat dunia usaha.

“Antara pemerintah dan pengusaha itu seperti suami istri. Hubungannya harus baik. Pejabat pemerintah harus mencari terobosan dan solusi meningkatkan dunia investasi. Tapi, bapak dan ibu saya bertemu dengan investor baik dari Singapura maupun Tiongkok, bahwa investasi di Kepri umumnya dan Batam khususnya masih menjanjikan,” ujar Gubernur memberikan sambutan pada peletakan batu pertama (ground breaking ceremony) Paragon Hill Commercial and Residence di Batam Centre, Rabu (18/10).

Secara khusus, Gubenur memuji kinerja Wali Kota Batam, HM Rudi telah memperluas infrastruktur jalan dan drainase. Gubernur juga mengucapkan terima kasih dukungan kinerja TNI-Polri menciptakan stabilitas keamanan, sebagai modal utama terciptanya iklim investasi yang kondusif.

Hadirnya Paragon Hill, kata Gubernur, memberikan bukti bahwa investasi di Batam memang menjanjikan. Adapun Paragon Hill merupakan hunian dan pusat bisnis seluas 12,7 hektare di atas bukit Batam Centre, kata Gubernur, letaknya di daerah strategis pemandangannya menghadap ke laut.

“Benar, saya melihat Paragon Hill ini berada di tempat yang strategis. Namanya strategis, tempatnya pasti terbatas. Bapak ibu harus pesan sekarang, jika tidak nanti menyesal. Karena investasi properti tak ada yang rugi, nilainya terus naik,” kata Gubernur, mempromosikan Paragon Hill.

Seremoni pembangunan kawasan ini ditandai peletakan batu pertama yang dilakukan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian, Bupati Lingga Allias Wello, Kapoltabes Barelang Kombes Hengki, dan manajeman perusahaan yang mengembangkan Paragon Hill.

Paragon Hill ini pembangunannya kerja sama antara PT Sarana Bangun Sejati dan PT Graphika Duta Arya.

“Kami bangun kawasan elit hunian berkualitas dan pusat bisnis berkonsep hijau. Tipe besar yaitu 120 dan 148 hadap laut sekitar 60 persen. Sisanya tipe 90 dan 100 antara rumah dengan rumah menghadap taman, dengan ROW jalan 20 meter,” ujar Direktur PT Graphika Duta Arya, Arun.

Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian mendukung pengembangan Paragon Hill Commercial and Residence ini. Kapolda bahkan meyakinkan tamu undangan ground breaking ceremony tersebut, pihaknya sudah mengecek lahan Paragon Hill tidak bermasalah. Sehingga, calon pembeli tak perlu ragu. Hanya saja, Kapolda menyarankan kepada manajemen Paragon Hill agar sistem keamanan (security system) perumahan ini dikelola profesional terkoneksi dengan Polresta Barelang. Sehingga, menambah kenyamanan bagi penghuninya.

“Saya berharap agar Paragon Hill ini kawasan hijaunya diperbanyak. Semoga Paragon Hill ini menjadi kawasan yang elit, nyaman, humanis, dan memberikan rasa aman bagi penghuninya,” pesan Kapolda.

Atas harapan Kapolda tersebut, Paragon Hill dibangun dengan sistem cluster satu pintu masuk. Petugas keamanan berjaga 24 jam dengan sistem keamanan yang mutakhir. Tahap pertama Paragon Hill, dibangun tiga hektare dari luas lahannya.

Perincian tahap pertama tersebut terdiri rumah toko (ruko) dua dan tiga lantai sebanyak 89 unit seluas 1,4 hektare. Ruko dua lantai ukurannya 5 X 10 meter dengan harga Rp600-an juta.

Sedangkan ruko tiga lantai ukurannya 4,5 sampai 5 meter X 17 meter harganya Rp1,5 miliar. Sedangkan rumah tahap pertama dibangun cluster Ametis sebanyak 38 unit mulai tipe 90, 100, 120, dan 148 dengan harga mulai Rp900 jutaan.

“Saat ini sudah ada empat orang yang sudah membeli, dan tujuh orang indent. Untuk mendapatkan rumah di Paragon Hill uang muka Rp5 juta, dan ruko Rp10 juta,” jelas Arun.

Managing Director PT Sarana Bangun Sejati, Budi Aryadi menambahkan dari luas tiga hektare tahap pertama itu terdiri lahan hijau 20-25 persen, ROW jalan 15-20 persen, dan sisinya unit produk yang dijual 48-50 persen.

“Kami mengedepankan kenyamanan bagi penghuni. Produk kami murah untuk tahap pertama tapi bukan murahan. Spesifikasi dan kualitasnya bagus dibandingkan tipe sejenis di kawasan elit lainnya,” jelasnya.

Adapun pembangunan Paragon Hill ini, diperkirakan selesai antara 2 sampai 2,5 tahun. Setelah tahap pertama selesai, harga naik. (ash)

 

Respon Anda?

komentar