Gubenur Kepri Nurdin Basirunsaat meninjau pembangunan pelabuhan di Kabupaten Bintan, Rabu (1/11). F. Humas Pemprov Kepri untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun meninjau beberapa pembangunan infrastruktur di Kabuparen Bintan, Rabu (1/11).

Peninjauan ini untuk melihat sejauh mana pembangunan terselesaikan. Apakah ada kendala atau kekurangan, dan jika ditemukan bisa segera diselesaikan dan tidak menghambat proses pembangunan.

Lokasi pertama yang di datangi Nurdin adalah Pelabuhan Roro Tanjunguban, pada kunjungannya ini Gubernur Nurdin didampingi Kadis Perhubungan Jamhur Ismail dan Kadis Kelautan Eddy Sofyan. Gubernur menginstrusikan kepada Kepala Dinas PU Abu Bakar untuk mengecek dan merevisi kembali maket pembangunan pelabuhan Roro di Bintan.

“Tidak perlu terlalu sulit mencari konsep pelabuhan dengan desain yang seperti apa cukup mencontoh yang sudah ada ,” ujar Nurdin sambil menunjuk ke arah Pelabuhan Mentigi yang berada diareal tersebut, Nurdin juga ingin agar panjang ujung Pelabuhan Roro sejajar dengan Pelabuhan Mentigi agar mempermudah manuver dari kapal roro jika ingin memutar serta mempermudah labuh jangkar.

Nurdin juga berharap agar pembangunan pelabuhan roro cepat terselesaikan agar arus padat keluar masuk pelabuhan dapat diminimalisir, apalagi pelabuhan Roro di Tanjunguban merupakan salah satu akses yang vital di Bintan.

“Jalur keluar masuk menuju roro dilebarkan lagi agar bisa 2 jalur mobil keluar masuk, juga terhindar dari kemacetan dan tentunya kenyamanan penumpang dapat dirasakan,” lanjut Nurdin lagi.

Setelah meninjau progres pembangunan pelabuhan roro Tanjunguban, Gubernur berserta rombongan melanjutkan peninjauannya ke pembangunan Jalan Lintas Barat bertempat di daerah Tirta Madu, Km. 18 Kijang, Bintan.

Proyek pembangun jalan yang nantinya akan menghubungkan jalan Kijang menuju langsung ke arah simpang lintas barat tersebut memiliki panjang 12,813 KM dan sudah terbangun sepanjang 7,552 KM pada APBD Bintan 2016 lalu dan tahun 2017 ini di ambil alih Provinsi Kepri untuk penyelesaian pembangunannya.

Nurdin menegaskan agar pengerjaannya disegerakan dan menargetkan Tahun 2018 sudah selesai kepada Kepla Dinas PU Abu Bakar.

“Agar segera dapat di gunakan oleh masyarakat untuk kemudahan dan kelancaran transportasi,” ujar Nurdin.

Setelah itu, Gubernur melanjutkan perjalanannya menuju Wacopek, Bintan, disana direncanakan akan dibangun pusat pelabuhan ikan yang baru selesai DED nya tahun ini dan direncanakan mulai dikerjakan Tahun 2018. Berjarak sejauh 3,5 KM dari Pusat Jalan besar, Gubernur tiba di ujung dan langsung meninjau lokasi.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Nurdin meminta kepada Kadis Kelautan dan Perikanan Eddy Sofyan agar mengkaji ulang lagi pembangunan Pelabuhan Ikan tersebut, tujuannya adalah kesejahteraan dari nelayan, dampak positif tersebut harus dirasakan nelayan dengan adanya pelabuhan ikan di kijang.

“Tujuan kita selain menjadikan lokasi ini kampung nelayan juga pusat perputaran hasil tangkapan ikan namun perlu dikaji prospek kedepannya, tujuan utama tentu kita tidak ingin merugikan dan mempersulit nelayan,” pesan Nurdin.

Mengingat Ikan merupakan bahan yang mudah busuk jika memperlambat arus keluar masuk tentu kerugian dirasakan oleh Nelayan namun tidak dipungkiri bahwa saat ini Kepri juga perlu mendata kapasitas produksi ikan yang dimiliki secara kuantitatif.

“Masih banyak infrastruktur yang perlu ditambah disini, jalan masuk yang jauh serta perlu di aliri listrik juga, apalagi regulasi kedepan nya nanti jangan sampai mempersulit nelayan, kita ingin nelayan sejahtera,” tegas Nurdin lagi. (bni)

Respon Anda?

komentar