M Ishak. F. Wijaya Satria.
batampos.co.id – Kegiatan akbar Kabupaten Lingga, Tamadun Melayu pada November tahun ini rencananya akan mengundang Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, namun kepastian hadir Wapres tersebut masih menunggu koordinasi dari Gubernur Kepri Nurdin Basirun.
Sebelumnya, Bupati Lingga Alias Wello telah mengunjungi kantor Wapres Jusuf Kalla di Jakarta dan menyampaikan kegiatan akbar insan melayu yang akan diadakan di Bunda Tanah Melayu. Selain dalam negeri, sejumlah warga serumpun Melayu dari sejumlah negara juga turut menghadiri kegiatan tersebut.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Lingga Muhammad Ishak mengatakan, untuk kedatangan Wapres Jusuf Kalla memang semestinya Pemkab Lingga berkoordinasi dengan Provinsi Kepri. Selain itu, terkait tanggal kedatangan Wapres juga belum dapat dipastikan.
“Sampai sejauh ini kita belum tau pasti tanggal berapa kepastian Wapres itu akan membuka. Kalau itu jadi, tentu yang mengundang itu Gubernur, itu kita harus koordonasi lagi,” kata Ishak ketika dimintai keterangan.
Sedangkan untuk persiapan Tamadun Melayu Antara Bangsa ini, panitia sedang menggelar rapat guna mengevaluasi bidang masing-masing untuk mengetahui progres pencapaian. Sehingga nantinya di saat penyelenggaraan kegiatan tidak mendapat kendala yang berarti.
Kegiatan akbar ini melibatkan sejumlah SKPD terkait. Dinas Kebudayaan ditunjuk sebagai ketua umum, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga mengakomodir kesiapan dalam bidang akomodasi, untuk transfortasi kata Ishak itu akan disiapkan oleh Dinas Perhubungan dan untuk konsumsi akan dikoordinir oleh bagian umum.
“Kalau perlangkapan, itu di dinas PU, dan bazar serta LO bagian Perizinan dan Penanaman Modal, dan pameran UKM dan pariwiwsata itu Dinas Industri UKM dan tenaga kerja. Jadi kita sampai sejauh mana kerja yang dilakukan, kalau ada maslaah akan kita rembuk bersama,” kata dia.
Yang masih menjadi kendala saat ini pada bidang transportasi terkait jumlah peserta atau undangan yang akan hadir pada kegiatan tersebut. Jumlah peserta atau undangan yang hadir dapat memastikan jumlah armada yang digunakan. (wsa)

Respon Anda?

komentar