Kasubnit III Jatanras Polda Kepri AKBP Aris (kanan) bersama anggota Polda Kepri mengawal dua tersangka Dendi Purnomo yang diamankan pada operasi tangkap tangan saat ekpos di Mapolda Kepri, Selasa (24/10). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sejak kasus mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Dendi Purnomo bergulir, juga menyerat kabid dan Kasi di DLH. Kasi berinisial Hs sudah diperiksa kepolisian, sementara Kabid belum diperiksa dengan alasan Sakit.

Dari sumber Batam Pos menyebutkan bahwa Hs,sudah memberikan keterangan kepada polisi terkait dengan dua amplop yang akan diberikan oleh Direktur Telaga Biru Semesta Amiruddin, kepada dirinya. Sementara Ms Belum.

Direktur Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto membenarkan pernyataan tersebut.

“Iya, belum datang (kabid Ms, red) karena alasan sakit,” katanya saat dihubungi Batam Pos, Jumat (3/11).

Ia mengatakan sejak diamankannya Dendi, pihaknya sudah melayangkan surat panggilan. Tapi Ms malah membalasnya dengan surat keterangan sakit. “Tapi hal ini akan kami cek dulu,” ucapnya.

Tapi sebelum itu, Budi menuturkan pihaknya akan melayangkan surat panggilan kedua untuk Ms. Saat serut kedua ini belum dapat respon, atau Ms masih menyebutkan dirinya sakit. “Kami akan membawa surat panggilan untuk dibawa, dan mengecek juga,” tuturnya.

Saat ini, kata Budi pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap dua tersangka dan para saksi. Keterangan ini diminta untuk menguatkan operasi tangkap tangan yang dilakukan pihak kepolisian beberapa waktu lalu. “Nanti akan kami sampaikan. Saat ini masih terus melakukan pengembangan,” ungkapnya.

Operasi tangkap tangan (OTT) yang mengamankan mantan Kadis Lingkungan Hidup Pemko Batam Dendi Purnomo dan Direktur Telaga Biru Semesta Amiruddin, berdasarkan informasi dari masyarakat. Disebutkan akan adanya transaksi antara Dendi dan Amiruddin, untuk memperlancar pengurusan dokumen limbah. Kesepakatan bernilai Rp 25 juta itu, Amiruddin meminta Dendi juga tak melakukan pengawasan saat proses Tank Cleaning berjalan.

Tapi hal ini tercium oleh pihak kepolisian, dan mengamankan kedua orang ini di rumah Dendi dengan barang bukti Rp 35 Juta. Dimana Rp 25 juta sudah diserahkan Amiruddin ke Dendi. Dan Rp 10 juta lagi dalam dua amplop, rencananya akan diserahkan Amiruddin ke Kabid dan Kasi DLH. (ska)

Respon Anda?

komentar