batampos.co.id – Ribuan orang yang berkumpul di depan Apple Store di Orchard Road Singapura bersorak gembira ketika pintu toko gawai tersebut dibuka, Jumat (3/11). Sebagian besar dari mereka bahkan sudah antre sejak sehari sebelumnya dan menginap di depan toko tersebut.

Sehingga tak heran jika kebanyakan dari mereka membawa bekal makanan, bahkan perlengkapan tidur. Selain warga Singapura, pengantre datang dari sejumlah negara di Asia Tenggara. Di antaranya dari Vietnam, Filipina, Myanmar, Thailand, Kamboja, dan tentu saja Indonesia.

Menariknya, meski antrean membeludak, proses penjualan perdana iPhone X (dibaca iPhone Ten) itu secara umum berjalan lancar dan tertib. Meski ada beberapa insiden keributan, namun hanya skala kecil saja.

Antrean panjang ini terjadi karena iPhone X tersedia resmi di Apple Store di beberapa negara terhitung mulai kemarin. Di Asia Tenggara, Singapura menjadi satu-satunya negara yang memiliki Apple Store resmi.

Sehingga tak heran jika para fanboy Apple itu rela antre hingga dua hari, bahkan rela menginap di depan toko, demi mendapatkan prdouk iPhone teranyar itu.

Sejumlah pembeli mengaku rela antre karena banyak di antara mereka yang akan menjual kembali produk yang mereka beli dengan harga yang lebih tinggi. Diperkirakan mereka bisa mendapat keuntungan per produk iPhone X minimal 600 dolar AS atau senilai Rp 6 juta.

Tapi, tak sedikit pula konsumen yang rela antre untuk memakai produk mereka sendiri. Pelanggan bernama Jocelyn Ng, 36, bahkan rela bekerja ekstra untuk mendapatkan produk iPhone X tersebut. Dia menginap di hotel dekat Orchard Road dan antre sejak pukul 08.30, Kamis pagi waktu setempat.

“Untuk setiap peluncuran iPhone saya selalu melakukan hal ini, tapi ini yang paling lama saya nunggu deh,” ceritanya seperti dikutip Straitstimes, Jumat (3/11).

Lain halnya dengan Jonny, 20. Pria asal Vietnam yang datang bersama sembilan kawannya. Ia mengaku telah menginap di Apple Store Orchard Road sejak Minggu (29/3) pekan lalu, atau lima hari sebelumnya.

Ia enggan menyewa hotel karena tak mau disalip fanboy lain. Mandi, tidur, dan makan, menjadi aktivitas yang dilakukan secara bergantian dengan teman-temannya, demi menjaga spot khusus di depan Apple Store Orchard Road.

Cerita yang berbeda disampaikan pembeli asal Thailand, Kittiwat Wang. Ia merupakan pembeli pertama iPhone X di Apple Store Singapura, kemarin.

Pemuda 22 tahun itu rupanya sudah lebih dulu memesan iPhone X lewat mekanisme pre-order yang digelar sebelumnya. Begitu tiba di Singapura, Wang tinggal melenggang ke dalam toko tanpa perlu mengantre semalam suntuk. Bahkan ia mengaku cukup mengantre sekitar dua jam.

“Saya baru mulai antre sekitar pukul enam pagi tadi. Hari ini saya akan langsung kembali ke Thailand,” ujar Wang. Sementara penjualan iPhone X baru dimulai pukul 08.00 waktu setempat. Artinya, Wang hanya antre sekitar dua jam di depan Apple Store.

Wang mengaku sengaja datang jauh-jauh ke Apple Store Singapura lantaran berpikir bisa membeli iPhone X lebih cepat dan murah di Negeri Singa itu.

“Daripada saya menunggu atau membeli dari orang lain. Harganya pasti lebih mahal, itu pun kalau kebagian,” imbuh Wang.

Dia membeli dua iPhone X 256 GB, masing-masing seharga 1.888 dolar Singapura atau sekitar Rp 18,7 juta. Seusai membeli iPhone X, Wang langsung menjajal perangkat tersebut dan menambahkan sebuah aksesori pelindung.

Dia mengatakan, puas dengan iPhone X miliknya karena terasa solid di tangan dan semua fungsinya berjalan lancar, termasuk teknologi pengenal wajah Face ID.

Wang ditemani temannya sesama pemuda Thailand, Supakorn Rieksiri, yang juga memboyong dua iPhone X 64 GB masing-masing seharga 1.648 dollar Singapura atau lebih dari Rp 16 juta.

Kedua pemuda ini mengaku membeli dua iPhone X karena ingin memberikan salah satunya kepada orang lain. “Ada keluarga saya yang menitip,” ujar Wang. “Kalau saya, iPhone X akan saya berikan kepada ibu,” timpal Rieksiri.

 

“Beredar” di Batam

Meski baru dirilis kemarin, iPhone X ternyata sudah banyak dijual di Batam. Namun penjualan iPhone X ini banyak melalui media sosial, seperti Facebook dan Instragram.

Pemilik akun Facebook Rika Hendriyani, misalnya. Ia mengaku memiliki stok iPhone X dan siap melayani pemesanan. Ia menawarkan iPhone X tersebut melalui dinding Facebooknya, lengkap dengan sejumlah gambar iPhone X.

Sayangnya, Rika tak menyebutkan berapa harga iPhone X tersebut. “Harga inbox ya, takut nggak kuat kalau disebut,” tulis Rika dalam
kolom statusnya.

Unggahan Rika ini kontan mendapat sambutan oara fanboy Apple. Umumnya mereka menanyakan harga iPhone X yang dijual Rika. Namun lagi-lagi Rika enggan menjawab langsung. “Harga inbox ya,” kata Rika.

Namun tak sedikit warganet yang meragukan keseriusan dan keaslian iPhone X yang ditawarkan Rika. Pemilik akun Denis Rahman, misalnya. Ia mempertanyakan keaslian iPhone X yang dijual Rika.

“Dari mana tuh, beneran gak?” tanyanya.

Selain Rika Hendriyani, penjualan iPhone X juga banyak berseliweran di media sosial. Namun kebanyakan warganet tidak yakin iPhone yang dijual warga Batam itu asli. Bahkan tak sedikit dari mereka yang menyebut penawaran iPhone X melalui media sosial itu merupakan modus penipuan. (par)

Respon Anda?

komentar