ilustrasi
foto: iman wachyudi / batampos

batampos.co.id – Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad telah menerima pengajuan Upah Minimum Kota (UMK) yang akan diserahkan kepada Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

“Sudah saya terima, dan angkanya seperti yang diajukan, tinggal tanda tangan pak wali saja,” ujarnya.

Dalam rekomendasi tersebut, buruh hanya meminta difasilitasi pembentukan asosiasi upah sektoral, yang saat ini belum ada. Dia mengungkapkan surat akan dikirim dalam minggu depan sebelum tanggal (11/11).

“Ya, jika diperlukan tentu kami akan bantu,” sebutnya.

Amsakar menjelaskan, penetapan UMK Batam merupakan kebijakan dari Gubernur, laporan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam umumnya buruh menyetujui angka yang tersebut yakni Rp. 3.523.427.

Menurutnya dengan kondisi Batam yang belum terlalu stabil, dan faktor keadaan perusahaan yang dua tahun belakangan ini yang yang sering terjadi pengurangan karyawan, membuat pekerja berpikir positif mengenai penetapan UMK ini.

“Ya seperti diketahui banyak karyawan yang dirumahkan, dan beberapa perusahaan juga tutup, jadi alasan ini menurutnya juga menjadi pertimbangan dewan pengupahamn,” terangnya.

Dia berharap pertumbuhan ekonomi Batam 1,52 persen bisa naik di akhir tahun ini. Untuk itu, pihaknya mengharapkapkan kondisi Batam membaik di tahun depan sehingga target pertumbuhan tujuh persen bisa terealisasi dengan baik. (cr17)

 

Respon Anda?

komentar