batampos.co.id – Kamis, (9/11/2017) cuaca Batam dilanda hujan deras dan angin kencang. Pun demikian di Singapura.

AKibat cuaca tersebut dua pesawat tak bisa mendarat di Changi. Mereka divert ke Hang Nadim, Batam.

“Iya, kejadianya sore,” kata General Manager Operasional Hang Nadim Batam Suwarso membenarkan kejadian ini, Kamis (9/11).

Ia mengatakan pesawat asing yang mendarat darurat itu yakni Siangpore Airlines tipe Boeing B 777-312 ER Callsign 9v-SWE, dengan nomor penerbangan SQ 631 rute Tokyo ke Changi, Singapura.

Lalu pesawat Tiger Air tipe Airbus A 320 callsign 9v TRA dengan no penerbangan TGW 979, dengan rute penerbangan Hongkong ke Changi.

Dua pesawat ini sempat berputar-putar mengelilingi Singapura. Namun karena cuaca tak kunjung membaik, akhirnya kedua pesawat ini memilih mendarar darurat di Hang Nadim.

“Dua pesawat ini melakukan pengisian bahan bakar, Singapore Airline itu refuel sebanyak 20.240 liter, sedangkan Tiger Air 6000 liter,” ucapnya.

Suwarso mengungkapkan, Bandara Changi Singapura dinyatakan tutup dua kali, akibat cuaca buruk.

Pesawat maskapai Singapura Airline sempat berangkat, saat bandara Changi dibuka pukul 16.47.

“Sementara Tiger belum, karena close (ditutup,red) kembali. Ini kami sedang melakukan pengecekan lagi,” ungkap Suwarso saat dihubungi pukul 18.00.

Akibat cuaca buruk ini, juga berdampak ke penerbangan ke Hang Nadim. Sebanyak tiga pesawat kembali terpaksa berputar-putar dilangit Batam, sebelum mendarat.

Tiga pesawat itu yakni Lion Air JT 378 dari Cengkareng, Jakarta seharusnya mendarat pukul 15.20.

“Baru mendarat pukul 15.47,” ujar Suwarso.

Lalu pesawat Citilink CTV 935 dar Pekanbaru, dengan jadwal pendaratan 15.50. Akibat cuaca buruk, baru mendarat pukul 16.10.

Pesawat terakhir yakni Garuda Indonesia GA 154 dari Jakarta, jadwal mendaratnya `15.55. Tapi baru mendarat pukul 16.18.

“Untuk keberangkatan tak ada masalah,semuanya lancar,” pungkas Suwarso. (ska)

Respon Anda?

komentar