Pekerja saat akan melakukan pemancangan tiang di lokasi pembangunan bongkar muat multifungsi di Tanjunguban, usai dilakukan pemancangan tiang pertama oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Jumat (10/11). F. Slamet/Batam Pos.

batampos.co.id – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun melakukan pemancangan tiang pertama pembangunan pelabuhan bongkar muat
multifungsi di Pantai Mentigi Tanjunguban Kecamatan Bintan Utara, Bintan, Jumat (10/11). Hanya saja pemancangan ini molor dua bulan karena pihak kontraktor PT Dila Permata telah menandatangani kontrak pada tanggal 8 September 2017. Selain itu, waktu pekerjaan tersisa sekitar 45 hari, padahal pada plang proyek senilai Rp 3,7 miliar masa pelaksanaan 100 hari.

Kadishub Provinsi Kepri, Jamhur Ismail optimis pekerjaan selesai tepat waktu meski tersisa tak lebih dari dua bulan. Bila pekerjaan pemancangan shift field berjalan baik dirinya yakin 20 hari pemancangan tiang sepanjang 166 meter akan selesai. Disinggung
mengenai pembangunan yang molor, Jamur menjawab, sejak ditandatangani kontrak pihak kontraktor telah bekerja melakukan persiapan mulai dari mendatangkan alat berat dan merakit material di lokasi pemancangan. “Awal bulan atau tidak sampai tanggal 15 Desember sudah selesai, mudah mudahan selesai,” kata Jamhur.

Jamhur menambahkan, anggaran yang dialokasikan tahun ini sebesar Rp 3,7 miliar untuk pemancangan tiang, sedangkan tahun depan akan dianggarkan senilai Rp 20 miliar. Proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 2019 dengan menelan total anggaran sekitar Rp 50 miliar. Dia juga mengatakan, nanti akan dibangun fasilitas pelabuhan seperti
kantor pegawai pelabuhan dan pergudangan. Selain itu, juga akan dibangun musala.

Terpisah, General Admin PT Bila Permata, Wahyu ketika dikonfirmasi mengatakan, tahun ini pihaknya hanya mengerjakan pemancangan tiang sepanjang 166 meter. Sama dengan kadishub, dirinya optimis akan selesai, lantaran tidak ada pekerjaan lain selain pemancangan tiang. Alat berat juga sudah di lokasi pekerjaan. “Mudah-mudahan awal bulan depan selesai,” katanya.

Ditanya soal keberadaan kapal Pagai, yang berada di lokasi pembangunan? Dia menerangkan, bahwa pemancangan tiang yang seharusnya di lokasi kapal Pagai akan diloncati ke sisi kapal, karena pembangunan tidak bisa lagi menunggu sampai kapal tersebut dipindahkan.

Dalam pemancangan itu, ditandai penekanan tombol sirine oleh Gubernur Kepri. Nurdin lalu meninjau lokasi pembangunan dan sempat berbincang dengan masyarakat yang menyaksikan pemancangan tiang. Ia berharap, pembangunan pelabuhan bongkar muat di Tanjunguban bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Tak hanya itu, hadirnya pelabuhan bisa menekan harga kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat. Disinggung mengenai
keberadaan kapal Pagai. “Dipotong saja,” celetuknya sembari berlalu. (cr21)

Respon Anda?

komentar