batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam akan memprioritaskan alokasi lahan untuk kebutuhan sekolah, khusunya sekolah kesehatan.

“Sekolah adalah instrumen penting, jadi nanti alokasi lahan untuk sekolah akan diprioritaskan,” ujar Kepala BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo, Sabtu (11/11).

Banyak masyarakat yang menghendaki agar BP Batam memberikan lahan untuk sekolah. Contohnya di Batuaji. Menurut warga Batuaji, Tumbur, belum ada sama sekali sekolah menengah atas (SMA) disana.”Sehingga susah dari dulu,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Lukita mengatakan untuk membangun sekolah, pihaknya harus duduk bersama dengan Pemko Batam. Pasalnya alokasi lahan sekolah harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Dan jika kebutuhan lahan untuk sekolah menyerempet lahan yang telah dialokasikan, maka BP Batam akan berdiskusi dengan pemilik lahan. “Komitmen saya kalau di BP pasti akan kasih itu,” tegasnya.

Selain itu, sekolah khusus kesehatan dipandang penting karena merupakan salah satu sektor potensial untuk dikembangkan di Batam. Dan ia menyadari bahwa Batam perlu berbenah untuk mewujudkannya.

“Rumah Sakit BP Batam masih merah rapornya. Jadi harus benahi manajemen operasionalnya terlebih dahulu. Tapi yang pasti akan menjadi kebutuhan nantinya,” ungkapnya.

Meskipun memiliki niat mewujudkannya, tapi BP Batam juga terbentur jumlah lahan yang tinggal sedikit. Banyak lahan tumpang tindih dan terlantar yang menyebabkan banyak pembangunan penting terganggu.

Makanya BP Batam akan membuka layanan pengaduan yang bisa menampung keluhan soal lahan dari masyarakat.”Kami secara institusi bertanggungjawab, BP akan cari solusi. Surat pengaduan soal lahan banyak sekali namun belum ada balasan,” pungkasnya.(leo)

Respon Anda?

komentar