batampos.co.id – Pegelaran lomba mewarnai, mengambar hingga fashion show sukses digelar Batam Pos pada acara Sumatera Barat (Sumbar) Expo 2017 di Dataran Engku Putri, Minggu (12/11). Selain bertujuan memperkenalkan tentang Sumatera Barat, lomba tersebut juga mengasah bakat dan kreatifitas anak.

Antuasias anak yang merupakan peserta sudah terlihat sebelum lomba mewarnai dan mengambar dimulai. Masing-masing dari peserta juga sudah menyiapkan meja lipat yang digunakan sebagai alas mengambar dan mewarnai. Lomba mewarnai dan mengambar ini dibagi dua kategori, yakni untuk anak usia 4-6 tahun dan 6-10 tahun. Semua peserta bebas mengkreasikan gambar, asalkan sesuai dengan tema yakni sumatrabarat.

Usai lomba mewarnai, kegiatan dilanjutkan dengan fashionshow. Fashionshow yang diikuti belasan peserta ini juga terbagi dalam dua kategori. Yakni peragaan busana adat minang dan busana berbahan dasar koran bekas Batam Pos.

Ketua Panitia Lomba yang merupakan Manajer EO Batam Pos, Herman Mangundap mengatakan lomba tersebut terlaksana disela acara Sumbar Expo 2017. Karena hadir ditengah acara sumatrabarat, tema lomba pun juga bersinggungan dengan daerah sumatra barat atau adat minang.

Dalam kegiatan tersebut Batam Pos juga menyisipkan lomba kreasi dan fashionshow busana berbahan dasar koran bekas Batam Pos

“Kami diminta khusus untuk menyelenggarakan lomba untuk anak-anak. Dan, bisa dilihat, peminat lomba cukup banyak dan mereka semua antusias,” kata Herman.

Ali Sadikin, juri lomba mewarnai dan mengambar mengatakan cukup sulit menentukan sang juara. Selain kreatifitas yang tinggi, para peserta juga lihai dalam memadukan warna.

“Cukup lama mendapatkan pemenang. Setelah dirumbukan, kami mendapatkan tiga pemenang terbaik dan yang baik,” terang Ali.

Hal senada dikatakan juri lomba fashion show, Yunus Suchari yang cukup sulit menentukan pemenang dari lomba peragaan busana berbahan dasar koran. Namun, ada empat penilaian dalam lomba tersebut sehingga pemenang terbaik didapatkan. Empat penilaian lomba busana adalah kreasi, ekspresi, catwalk dan make up.

“Semuanya bagus-bagus, namun kami memilih yang terbaik,” ujar pria yang akrab disapa Yos ini.

Setetelah melakukan perumbukan, juri pun menetapkan sang juara lomba-lomba tersebut.

Untuk lomba mewarnai usia 6-10 tahun,

  • juara 1 Khansa Naazily Tasya Wihardi,
  • juara 2 Haikal Ammor Dhiyaurrah Man
  • juara 3 Novita Fitriani

Sedangkan untuk lomba mewarnai umur 4-6 tahun,

  • juara 1 adalah Nizar Ar-Rasyid,
  • juara 2 Muhammad Haif
  • juara 3 Zheo.

Sementara untuk lomba fashionshow pakaian adat minang, juara 1 diraih Nurul Hidayah, juara 2 Nadine, juara 3 Ngesti Gawa Tirta Wening.

Untuk lomba fashionshow berbahan dasar koran juara 1 diraih Kesya Najwa, juara 2 Keyko Kanaya, juara 3 Khirani Nolled. Sedangkan untuk best costume disabet Chintya dan best perform diraih Nasita Humaira.

Dewi Sartika, ibu dari Kesya Najwa sudah menyiapkan kostum untuk anaknya empat hari sebelum lomba dimulai. Desain baju diambil dengan tema karnaval dikerjakan secara bersama-sama di sanggar tempat anaknya berlatih.

“Bakatnya (Najwa) sudah terlihat dari kecil, karena itu saya masukan sanggar. Alhamdulillah selalu saja berprestasi,” ujar Dewi warga Batuaji ini. (she)

Respon Anda?

komentar