Aunur Rafiq. F. Tri Haryono/Batam Pos

batampos.co.id – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karimun tahun 2018 diprediksi mencapai Rp 1,4 triliun. Atau mengalami kenaikan sekitar 15,18 persen dari APBD 2017 yang mencapai Rp 1,2 triliun.

Hal ini disampaikan Bupati Karimun Aunur Rafiq pada paripurna penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Pendapatan dan Belanja Daerah serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2018, Senin (13/11).

Bupati juga menyampaikan bahwa pendapatan daerah mengalami kenaikan sebesar 10 persen, dari Rp 1,1 triliun menjadi Rp 1,2 triliun lebih di tahun 2018.

“Apabila dibandingkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karimun di tahun 2018 yang ditargetkan Rp 1,2 triliun di tahun 2017, dan di tahun 2018 menjadi Rp 1,4 triliun, maka terdapat defisit. Defisit tersebut dapat ditutupi dengan penerimaan pembiayaan, sehingga defisit antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah menjadi nihil nantinya,” beber Rafiq.

Rafiq berharap, target yang disasar dapat terealiasasi. Paling penting alokasi anggaran sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Menyikapi hal tersebut, Ketua Fraksi PDIP Plus Rasno mengatakan, usulan KUA dan PPAS yang disampaikan bupati cukup rasional. Artinya, pengajuan KUA dan PPAS untuk tahun 2018 tidak terlalu tinggi.

“Walaupun terjadi defisit, tapi angka tersebut bisa ditutupi dari dana bagi hasil pemerintah pusat maupun royalti dari PT Timah sekitar Rp 20 miliar yang diprediksi masuk dalam tahun berjalan. Bisa surplus APBD 2018 kita nanti,” tuturnya.

Dengan demikian, usulan tersebut di tahun 2018 nanti diharapkan harus bisa diserap oleh OPD masing-masing. Agar dapat mendongkrak perekonomian masyarakat Karimun. Terutama dalam merealisasikan pekerjaan fisik yang harus tepat waktu sesuai dengan jadwal. “Anggaran di setiap OPD harus dimaksimalkan. Dan saya berharap terus ditingkatkan dalam pelayanan publik,” ungkapnya.

Sidang paripurna dipimpin Azmi SE, didampingi Wakil Ketua Bakti Lubis, dan Wakil Bupati Anwar Hasyim. Usai penyampaian KUA PPAS, semua fraksi DPRD Karimun turut memberikan tanggapan yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Karimun Zifriddin. Semua fraksi berharap OPD dapat menggali sumber-sumber yang dapat mendongkrak peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), dan penguatan infrastrukutr. (tri)

Respon Anda?

komentar