Sungai Tande, salah satu sumber air di Lingga. F. Dok Batam Pos.

batampos.co.id – Kabupaten Lingga yang termasuk kawasan baru pembangunan dan pengelolaan irigasi, mendapat bimbingan teknis dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) IV. Tujuannya agar Bunda Tanah Melayu ini dapat mengetahui terkait teknis mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, bahkan sampai pelaksanaan atau pembangunan jaringan irigasi.

“Diharapkan hasil dari bimbingan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan dan berfungsi secara maksimal,” kata petugas BWSS IV Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR), Eris Hendrabuana di Dabo Singkep, belum lama ini.

Pada tahun ini, Pemerintah Pusat melalui BWSS IV telah menggelontorkan sejumlah anggaran untuk pembangunan FS irigasi di 17 lokasi yang pada saat ini sudah selesai dilaksanakan dan 2 DED yang telah selesai. Pembangunan irigasi tersebut pada anggaran 2018, BWSS IV akan membangun jaringan irigasi.

Eris Hendrabuana Dalam kesempatan itu juga menyarankan kepada seluruh OPD terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, Transmigrasi dan BAPPEDA Lingga untuk segera melakukan rapat.

“Nanti dari rapat itu dibuat berita acara sinergitas yang berisi tupoksi dari masing-masing OPD dan jadwal target pelaksananan atau penyelesaian dari kegiatan masing-masing OPD. Sehingga dapat tujuan akhir kenerhasilan,” ujar Eris.

Pada kegiatan itu turut hadir Ramadona Simatupang dari BWSS IV Kemen-PUPR, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kepri Andreas Yuli yang didampingi oleh Kepala bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) DPUPR-PKP Lingga, Sumarno.

Kegiatan tersebut ditujukan kepada peningkatan atau mendukung keberhasilan program pertanian terutama sawah di Kabupaten Lingga. Sehingga kedepan, tidak adalagi tersandung dengan kondisi irigasi yang belum memadai. (wsa)

Respon Anda?

komentar