Rini Fitrianti
foto: yusnadi / batampos

batampos.co.id – Teka-teki calon wakil gubernur Kepri pengganti Agus Wibowo mulai terungkap. Partai Kebangkitan Bangsa menyebut Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, menginginkan putri almarhum M Sani, Rini Fitriyanti, menjadi calon wakilnya.

“Gubernur mencari pendamping yang bisa diajak bekerja sama, seirama, dan sejalan dalam menjalankan roda pemerintahan,” kata Ketua DPW PKB Provinsi Kepri, Abdul Basith, Senin (13/11), usai bertemu dengan Nurdin di Tanjungpinang.

Meski begitu, kata Basith, pihaknya tidak bisa serta merta menyodorkan nama Rini kepada Gubernur Kepri untuk kemudian disampaikan ke Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Gubernur Kepri di DPRD Kepri. Melainkan harus dibahas terlebih dahulu bersama partai pengusung Sani-Nurdin (Sanur).

Rencananya, pembahasan calon wakil gubernur dari partai pengusung itu digelar Senin (13/11) kemarin. Namun karena beberapa hal, pertemuan ditunda pada Kamis (16/11) mendatang.

“Kamis (16/11) mungkin ada solusinya setelah komunikasi dengan Gubernur,” kata Basith, kemarin.

Menurut Basith, penetapan calon wakil gubernur tersebut akan dilakukan dengan cara musyawarah mufakat bersama seluruh partai pengusung Sanur. “Jadi bukan sistem voting,” katanya.

Sementara Panlih Wagub Kepri DPRD Kepri mulai hilang kesabaran. Hingga saat ini Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, belum juga mengajukan nama calon wakil gubernur pengganti Agus Wibowo (AW). Padahal DPRD Kepri sudah dua kali berkirim surat kepada partai pangusung Sani-Nurdin (Sanur) melalui Nurdin Basirun.

Dalam waktu dekat, DPRD Kepri akan kembali menyurati Gubernur untuk ketiga kalinya. Intinya sama, yakni meminta Nurdin Basirun mengajukan satu lagi calon wakil gubernur Kepri. Namun jika tak juga direspon, DPRD Kepri mengancam akan melanjutkan pemilihan wakil gubernur Kepri dengan kandidat tunggal, Isdianto.

“DPRD tetap akan berkirim surat kepada partai pengusung melalui Gubernur. Kita minta responnya atas kebijakan yang akan kita laksanakan setelah ini,” ujar Ketua Panlih Wagub Kepri di DPRD Kepri, Hotman Hutapea, Senin (13/11).

Politikus Partai Demokrat tersebut menegaskan, surat yang akan dikirim ke Gubernur kali ini adalah yang terakhir kalinya. Menurut dia, DPRD berhak menentukan keputusannya sendiri terkait proses pemilihan wakil gubernur Kepri.

“Prosesnya tetap akan kita lanjutkan,” tegas Ketua Komisi II DPRD Kepri tersebut.

Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak, mengatakan bahwa DPRD Kepri telah menyurati Gubernur dua kali. Yaitu pada 18 Oktober dan 1 November lalu. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada tanggapan apapun dari Gubernur Kepri.

“Kami harap Gubernur memberikan tanggapan terhadap surat ketiga yang akan kami kirim,” ujar Jumaga, kemarin.

Seperti diketahui, sebelumnya ada dua kandidat pendamping Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Yakni Isdianto yang tak lain merupakan adik kandung almarhum Sani, dan politikus Demokrat Agus Wibowo (AW).

Namun AW memilih mengundurkan diri dari bursa pencalonan pada 11 Oktober lalu. Akibat manuver politiknya itu, Agus dipecat dari jabatannya sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bintan. Sehingga saat ini Isdianto menjadi kandidat tunggal. Padahal sesuai ayat dua pasal 176 Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016, calon wakil gubernur yang diusulkan minimal dua orang. (jpg)

Respon Anda?

komentar