batampos.co.id – Pemerintah pusat berencana untuk membuka penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun depan. Hanya saja, untuk Kabupaten Karimun yang sudah lebih dari lima tahun tidak menerima CASN baru, belum bisa membuka penerimaan disebabkan belum selesainya pembuatan Analisis Jabatan (Anjab).

“Memang pemerintah pusat berencana membuka penerimaan CASN. Dan daerah kita sudah lama tidak membuka penerimaan CASN. Hal ini disebabkan beberapa hal, salah satunya daerah harus mengetahui berapa kebutuhan pegawai yang akan diterima. Dan, kebutuhan ini harus disertai dengan Anjab yang dilaporkan ke Kemenpan RB dan juga BKN. Artinya, tidak bisa langsung mengusulkan begitu saja,” ujar Sekda Kabupaten Karimun, M Firmansyah kepada Batam Pos, Selasa (14/11).

Untuk itu, katanya, harus disusun dulu Anjab dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Laporan Anjab dari masing-masing OPD akan tergambar berapa kebutuhan pegawai dan dalam bidang apa. Saat ini, Anjab masih dalam penyusunan. Kemungkinan dalam tahun ini penyusunan sudah bisa selesai semua. Setelah itu, akan dilaporkan ke BKN dan Kemenpan RB.

Insya Allah penyusnan Anjab bisa selesai dalam tahun ini dan kemudian dilaporkan ke pusat. Setelah itu baru dilakukan pemasukan data-data bidang apa saja yang dibutuhkan oleh pemerintah. Hal ini ini untuk mendapatkan formasi yang tersedia. Yang jelas, kalau pun nanti pemerintah ada membuka penerimaan CASN, maka untuk tamatan SMA besar kemungkinan tidak dibutuhkan,” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Firman, selain masalah penyusunan Anjab untuk mengetahui kebutuhan pegawai, juga harus dihitung kemampuan daerah khususnya dalam hal keuangan. Jangan sampai menerima pegawai baru, tapi keuangan daerah tidak mampu. Apalagi, saat ini dengan jumlah ASN dan tenaga honor sudah cukup untuk menjalankan masing-masing OPD. (san)

Respon Anda?

komentar