Kawasan Kota Lama jalan Merdeka Tanjungpinang akan dijadikan Tanjungpinang pasar malam. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Kawasan Kota Lama Tanjungpinang di sepanjang ruas Jalan Merdeka akan dijadikan sebagai sentra ekonomi berbasis kepariwisataan. Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono menerangkan, rencana ini mulai terlihat titik terangnya sejalan semakin matang persiapan penerapan Pasar Malam Tanjungpinang (TNM) yang digagas wali kota.

Bukan hal mustahil, kata Riono, mewujudkannya. Apalagi jika mengacu bahwasanya pintu masuk wisatawan mancanegara ke Tanjungpinang, tidak lagi melulu mengandalkan pelabuhan Sri Bintan Pura.

“Siapa sangka, sekarang wisman yang masuk dari bandara Raja Haji Fisabilillah sudah mencapai 48.513 jiwa. Mereka kebanyakan menginap di sini walau semalam. Jadi bisa diajak ke Tanjungpinang Night Market itu,” ujar Riono, kemarin.

Program ini juga semakin moncer lantaran aturan yang ditetapkan Pemko Tanjungpinang agar setiap tamu kunjungan kerja diharuskan menginap semalam di kota. Mereka, kata Riono, juga akan jadi sasaran wisatawan yang akan menggerakkan ekonomi kepariwisataan di kawasan Kota Lama.

Ada efek ganda bergulir yang dikejar dari sini. Riono ingin kawasan Kota Lama bukan sekadar sebagai destinasi wisata baru di Tanjungpinang, tapi juga penggerak ekonomi masyarakat setempat melalui pendayaan mobil toko (moko) yang kini masih digesa administrasi dan teknisnya.

“Itulah yang saya sebut sebagai sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui,” kata Riono. (aya)

Respon Anda?

komentar