Garuda Indonesia. Foto: istimewa

batampos.co.id – General Manager Garuda BO Batam dan Provinsi Kepri, Setya Budi bersama Walikota Batam M Rudi meresmikan penambahan penerbangan rute Batam-Jakarta. Dalam sebulan nantinya akan ada 40 kali penerbangan di jalani Pesawat Maskapai Garuda, untuk rute itu.

“Banyak alasan, kenapa kami menambah jumlah frekuensi penerbangan ini,” kata GM Garuda BO Batam dan Provinsi Kepri, Setya Budi, Jumat (17/11).

Alasan pertama karena naiknya jumlah penumpang Batam Jakarta sebanyak 3 persen. Setya mengatakan saat ekonomi mengalami penurunan, tapi hal ini tak mempengaruhi aktivitas masyarakat yang menggunakan jasa maskapai penerbangan. “Traficnya itu naik,” ungkapnya.

Selain itu bisnis kargo sangat menggiurkan. Karena kencangnya arus bisnis online di Batam. Dan yang menjadi alasan penting pembukaan rute ini adalah kebijakan Pemko Batam yang menggalakan sektor pariwisata. Setya menuturkan pihaknya ingin masuk, bergabung dan menunjang agar sektor ini bisa maju. “Diharapkan dapat memperlancar pariwisata, saya sangat berterimakasih atas support dari Walikota Batam M Rudi,” ungkap Setya.

Jadwal keberangkatan garuda itu yakni pukul 07.05, 08.55, 11.40, 14.35, 16.40 dan 19.15. “Untuk jadwal berangkat 14.35 yang kami resmikan saat ini, tak setiap hari. Hari Kamis dan Sabtu, tak ada jadwal penerbangan jam segitu,” ungkap Setya.

Walikota Batam menyambut baik langkah yang diambil oleh Maskapai Garuda. Karena penambahan jumlah frekuensi penerbangan ini, dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Batam. Ia mengatakan Pemko dan BP Batam saat ini saling bersinergi meningkatkan perekonomian. “Kami ingin mengembalikan Industri di Batam itu ke posisi saat tahun 2012 atau tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Rudi menyebutkan bahwa untuk mengembalikan kondisi ekonomi Batam ke posisi yang lebih baik. Sangat membutuhkan waktu yang cukup lama. “Dua tahunan lah,” ucapnya.

Oleh sebab itu, sembari menunggu sektor Industri pulih. Pemko Batam, kata rudi bersama dengan instansi terkait membangun sektor pariwisata. Dan Rudi mengklaim sudah memulai hal ini sedari awal dirinya menjabat sebagai Walikota Batam. Ia mengatakan bahwa mendukung kelancaran arus lalulintas, dirinya sudah melakukan peleberan jalan. “Ini untuk kenyamanan wisatawan,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, ia membangun taman-taman yang cantik. Agar menarik minat wisatawan untuk datang ke Batam. Saat ini, Rudi menyebutkan pihaknya bersama kementrian pariwisata mencoba membangun destinasi-destinasi wisata baru. Salah satu tempat yang akan dibangunnya yakni Pulau Putri. “Saya sudah cek ke sana beberapa waktu lalu. Pulau itu akan kami kembangkan,” ungkapnya.

Untuk meningkatkan sektor pariwisata ini. Rudi mengatakan dirinya mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari DPRD Kota Batam maupun BP Batam. “DPRD sangat mendukung semuanya. Saya ucapkan terimakasih, karena mendukung program-program saya,” tuturnya.

Tahun 2018, Pemko Batam sudah memetakan ruas jalan yang akan dilebarkan. “Di simpang Frengki, Bengkong, DC Mall, Sei Ladi,” ujar Rudi.

Ia berharap Maskapai Garuda ke depannya dapat menyediakan pesawat berbadan besar. Ia yakin dengan pesawat berbadan besar, dapat menarik jumlah wisatawan lebih banyak lagi. “Dasarnya kan kepercayaan. Saat wisatawan melihat pesawat berbadan besar, mereka pasti lebih percaya. Selain itu bisa angkut penumpang lebih banyak,” ucapnya.

Sebagai simbolis peremian frekuensi baru ini, dilakukan pemotongan pita bersama oleh Setya Budi, Walikota Batam M Rudi, Ketua Komisi I Budi Mardianto, Ketua PMI Sri Soedarsono. (ska)

Respon Anda?

komentar