Seorang pekerja memperbaiki lampu jalan Dompak, beberapa waktu lalu. F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Tahun ini, Pemko Tanjungpinang mengucurkan sekurang-kurangnya Rp 5 miliar untuk urusan lampu. Angka besar ini tersedot untuk pengadaan lampu hias di jembatan Sei Carang dan Laman Boenda di Tepi Laut.

Nyatanya, di sisi lain, masih ada sejumlah taman di Tanjungpinang yang perlu penerangan mumpuni. Semisal, taman Tugu Pensil, dan Taman Batu 10.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pemakaman, Amrialis tak menampik hal tersebut. Menurutnya, pada 2018 mendatang, baru bisa seluruh taman di Tanjungpinang terang-benderang. “Karena tidak cukup kalau dianggarkan tahun ini. Mungkin di APBD 2018 sudah bisa dianggarkan. Karena anggaran untuk lampu itu besar,” ungkap Amrialis, Senin (21/11).

Karena diperkirakan bakal menyedot cukup banyak alokasi anggaran pada dinasnya, Amrialis pun mengupayakan jalan lain. Yakni berencana mengajukan bantuan dana instalasi lampu taman ke pemerintah pusat. Khususnya Taman Batu 10, Amrialis bisa lebih percaya diri ada bantuan mengingat taman itu merupakan aset yang baru saja dihibahkan dari pemerintah pusat.

Jika nanti benar ada kucuran dana dari pemerintah pusat, tidak dipungkirinya, hal itu akan meringankan beban pengeluaran dinasnya dalam anggaran kerja setahun.

“Sampai Desember ini, kami fokus dulu pemasangan lampu hias di jembatan Sei Carang yang pengerjaannya sudah sampai 50 persen. Insyallah selesai tahun ini,” pungkasnya. (aya)

Respon Anda?

komentar