batampos.co.id – Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, meyakinkan masyarakat jika pada tahun 2019 mendatang, seluruh desa di Kabupaten Kepulauan Anambas akan dialiri listrik. Terutama sejumlah desa yang saat ini sudah selesai pemasangan tiang listrik.

Diakuinya, sampai saat ini masih ditemukan sejumlah masalah terutama saat pemasangan jaringan. Karena pada saat pemasangan jaringan masih harus mensterilkan jalan dari tanaman keras seperti batang kelapa mangga dan sebagainya.

“PLN tidak ada anggaran untuk pemotongan kayu atau tanaman, tidak ada ganti rugi. Sementara itu jika itu ranah PLN, maka pemda tak bisa anggarkan,” ungkap Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, saat membuka rapat evaluasi SKPD di gedung BPMS Tarempa kemarin.

Masalah tersebut terjadi di desa Nyamuk kecamatan Siantan Timur, Desa Temburun Kecamatan Siantan Selatan, desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan dan masih banyak lagi masalah di desa lain. “Semua berkaitan dengan sterilisasi jalan dari gangguan tanaman keras,” ungkapnya lagi.

Masalah listrik nyala 24 jam diseluruh desa sebenarnya sudah sering disampaikan oleh Bupati Kepulauan Anambas sebelumnya yakni Tengku Mukhtaruddin. Tengku Mukhtaruddin, pernah mengatakan hal yang sama pada akhir tahun 2012 silam. Saat itu dirinya memberikan pernyataan kepada masyarakat diberbagai kesempatan jika tahun 2013 listrik sudah nyala 24 jam diseluruh Anambas.

Namun setelah masuk tahun 2013, belum seluruhnya desa dapat dialiri listrik. Bahkan sampai sekarang belum semua desa dialiri listrik. Contoh kecil di desa Tarempa Barat Daya. Didesa tersebut, sebagian warga masih gunakan mesin generator sendiri. Padahal desa tersebut sangat dekat dengan pusat kota. (sya)

Respon Anda?

komentar