batampos.co.id – Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) Wagub Kepri, Hotman Hutapea mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk Pimpinan DPRD Kepri untuk melakukan verifikasi atas usulan tiga partai pengusung kepada Mustafa Widjaja.

“Dengan ditetapkan Isdianto sebagai Cawagub defenitif, tentunya sudah mengarah pada progres yang baik. Artinya, tinggal menunggu usulan satu nama lainnya,” ujar Hotman Hutapea menjawab pertanyaan Batam Pos, kemarin.

Politisi Partai Demokrat tersebut menjelaskan, terkait adanya usulan Partai Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke Panlih Wagub Kepri, Rabu (22/11) lalu, pihaknya menunggu petunjuk dari Pimpinan DPRD Kepri. Apakah bisa melakukan verifikasi atau tidak.

“Jika petunjuk Pimpinan DPRD Kepri boleh, kami akan melakukan verifikasi. Karena proses sebelumnya juga seperti ini,” papar Hotman.

Ketua Komisi II DPRD Kepri tersebut mengharapkan, partai-partai pengusung bisa menyelesaikan persoalan ini ditingkat internal. Karena Partai NasDem dan Partai Gerindra masih belum memberikan keputusan politiknya.

“Sambil berjalan, kita berharap semua partai pengusung satu suara. Sehingga polemik ini segera tuntas,” harap Hotman.

Terpisah, Wakil Ketua DPW NasDem Bidang Politik dan Pemerintahan, Pajrin mengatakan Partai NasDem sampai sejauh ini masih berkomitmen pada keputusan sebelumnya. Yakni mengusulkan Isdianto dan Rini Fitrianti.

“NasDem sampai saat ini, belum merubah keputusannya. Karena belum ada kesepakatan yang baru dengan semua partai partai pengusung,” ujar Pajrin.

Sementara itu, Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang, Zamzami A Karim menilai akan terjadi pertarungan hebat untuk memperebutkan kursi Wagub Kepri. Apalagi jika semua partai pengusung sepakat untuk mendukung Mustafa Widjaja.

“Jika benar terwujud, tentunya akan menjadi pertarungan yang hebat. Situasi tersebut terjadi, jika Mustafa mendapatkan dukungan semua partai pengusung,” ujar Zamzami.

Menurut Zamzami, baik Isdianto maupun Mustafa Widjaja memiliki peluang yang sama. Dijelasnnya, kedua nama tersebut punya plus minus tentunya. Tetap saja yang akan menentukan adalah pemilihan di DPRD Kepri.

“Kita juga berharap, nantinya DPRD Kepri tidak sembarangan memilih. Karena bertindak atas nama masyarakat Kepri,” harap Zamzami.(jpg)

Respon Anda?

komentar