Rudy Chua. F. Yusnadi/Batam Pos.

batampos.co.id – Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua yang membidangi keuangan mendesak Pemerintah Provinsi Kepri untuk berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota terkait penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2017. Jangan sampai, membebankan APBD Kepri ke depan.

“Pelaksanaan kegiatan TA 2017 lebih kurang 36 hari lagi. Artinya masih ada waktu untuk menggesa penyerapan tersebut,” ujar Rudy Chua, kemarin di Tanjungpinang.

Politisi Partai Hanura tersebut menegaskan, apabila penyerapan DAK Fisik TA 2017 tidak tercapai target, sisa anggaran kegiatan yang sudah berjalan akan menjadi beban daerah. Untuk menghindari hal itu, Pemda juga harus menggesa untuk menghindari hal itu.

“Daerah akan dirugikan, apabila hal itu terjadi. Kita minta satker-satker (satuan kerja) yang ditunjuk untuk membantu Pemda,” tegas Rudy.

Menurut Rudy, penyerapan DAK Fisik secara tidak langsung akan membantu pergerakan ekonomi daerah. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit ini, angka demi angka dari anggaran yang ada sangat berguna.

“Anggaran berjalan, tentu roda ekonomi akan berputar. Karena ada gaji pekerja, bukan hanya untuk belanja material,” jelas Rudy.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri, Heru Pudyo Nugroho sangat mengharapkan sinergi dari Pemda untuk sama-sama menggesa penyerapan anggaran. Ditegaskannya, apabila tidak sesuai aturan yang ada, konsekuensinya adalah bagi pemerintah daerah.

“Kita mendorong Pemda untuk menggesa. Sehingga tidak menjadi beban bagi daerah. Jumlah yang harus dikejar penyerapannya adalah lebih kurang Rp159 miliar lagi,” ujarHeru Pudyo Nugroho.(jpg)

Respon Anda?

komentar