Kepala Dinas Kesehatan Angkatan laut Laksma TNI drg. R.A. Nora Lelyana didampingi Gubkepri Nurdin Basirun , Walikota Tanjungpinang Lis Darmasyah, Dirjen Kuthan Kemhan Mayjen Bambang Hartawan (2 kanan) dan Karumkital Kolonel Ahmad Samsulhadi (kanan), menandatangani prasasti peresmian dan penggunaan Hyperbaric Centre di RSAL dr. Midiyato Tanjungpinang, Jumat (24/11). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Dr. Midiyato Suratani, Tanjungpinang terus berinovasi untuk memberikan pelayanan prima di bidang kesehatan. Yakni dengan menghadirkan Chamber Hyper Baric yang berfungsi untuk mempercepat penyembuhan berbagai jenis penyakit. Alat medis tersebut resmi diluncurkan, Jumat (24/11).

Kepala RSAL Midiyanto Suratani Tanjungpinang, Kolonel Laut Ahmad Samsul Hadi juga menyampaikan rasa terimakasih nya kepada seluruh stakeholder yang ikut berperan dalam terwujudnya kelengkapan fasilitas di RSAL ini. Menurutnya, peran rumah sakit ke depan semakin kompleks dan untuk menjalankan hal tersebut diperlukan bantuan dan kerjasama antar semua pihak.

“Karna terwujudnya kelengkapan fasilitas yang ada di Rumkital ini adalah berkat sumbangsih dan dukungan dari berbagai stakeholder di Kepri,” ujar Samsul dalam sambutannya.

Hyperbaric Chamber, fasilitas unggulan di RSAL dr. Midiyato Tanjungpinang. F.Yusnadi/Batam Pos

Sementata itu, Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut Laksma TNI drg. R.A. Nora Lelyana dalam sambutannya mengatakan dengan diresmikannya Hyperbaric Centre ini keberadaan Fasilitas RSAL Tanjungpinang semakin lengkap. Ia berharap, dengan adanya alat medis ini, RSAL bisa terus memberikan pelayanan kesehatan yang prima kepada masyarakat.

“Karna selain peran manusia yang profesional dalam menangani para pasien juga dibutuhkan alat-alat yang mumpuni dalam menunjang kinerjanya, Hyperbaric Chambers merupakan alat yang paling dibutukan apalagi di daerah bahari. Sebuah kebanggaan yang didapat jika kita memiliki Hyperbaric Chambers tersebut,” ujar Nora.

Dijelaskannya, satu unit Hyperbaric Chambers berstandar internasional dihadirkan dengan ukuran yang dapat memuat 8 orang . Adapun kegunaannya adalah untuk penyelaman atau efek penyakit dari penyelaman tersebut juga dapat digunakan untuk menyembuhkan beragam penyakit dengan cara menghirup oksigen murni yang berguna untuk perbaikan sel-sel di dalam tubuh.

“Alat tersebut berfungsi dan diperlukan untuk menangani stroke, luka bakar, luka pada kencing manis, patah tulang dan penyakit akibat penyeleman atau dekompresi,” paparnya.

Ditambahakannya, seiring perkembangannya, alat tersebut juga berfungsi untuk meningkatkan kebugaran pada tubuh, mengencangkan kulit, dan menjadikan tubuh menjadi lebih sehat. Fungsi secara medis adalah untuk terapi pengobatan utama pada kasus penyakit penyelaman seperti kelumpuhan setelah menyelam tanpa prosedur yang benar, dan untuk pengobatan penyerta penyakit klinis.

“Pasien-pasien dengan penyakit klinis, bisa dipercepat penyembuhannya dengan terapi ini,” tutup Nora.

Pada Kesempatan tersebut Gubernur Nurdin juga disematkan Brevet Kehormatan Penyelaman dan Hyperbaric bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS. Arif Fadillah dan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah setelah meninjau dan mencoba langsung Hyperbaric Centre.

Hadir juga pada kegiatan itu adalah Dirjen Kuathan Kemhan Mayjen TNI Bambang Hartawan, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksmana Pertama TNI R. Eko Suyatno, Asisten I Bidang Pemerintahan Raja Ariza, Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri Dr Muchtar Munawar, dan Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro.(jpg)

Respon Anda?

komentar